class="wp-singular post-template-default single single-post postid-19668 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured / Hiburan

Minggu, 19 Agustus 2018 - 10:09 WIB

Wisatawan Asal Malaysia Ikut Serta Meriahkan Lomba Sampan Rakyat

Sejumlah sampan layar peserta yang siap mengikuti permaian pesta rakyat di Pulau Perbatasan, Belakangpadang yang berbatasan langsung dengan Singapura, Sabtu (18/8/2018). F.Kompas

Sejumlah sampan layar peserta yang siap mengikuti permaian pesta rakyat di Pulau Perbatasan, Belakangpadang yang berbatasan langsung dengan Singapura, Sabtu (18/8/2018). F.Kompas

Liputankepri.com,Batam – Tidak saja ribuan warga Pulau Belakangpadang dan pulau-pulau sekitarnya yang ada di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) ikut nonton dan berlomba di kegiatan pesta rakyat yang dilakukan di Belakang Padang, Sabtu (18/8/2018).

Ratusan wisatawan asing juga terlihat mengikuti dan nonton kegiatan pesta rakyat ini. Bahkan salah satu tim peserta sampan layar yang krunya berjumlah lima orang asal Malaysia berhasil meraih juara pertama.

“Kami sangat mengapresiasikan keikutsertaan wisatawan asal Malaysia dalam memeriahkan pesta rakyat, perlombaan sampan layar yang dilakukan di pulau terdepan, yakni Pulau Belakangpadang ini,” kata Wali Kota Batam,Rudi

Rudi mengaku kegiatan pesta rakyat ini juga merupakan sempenaan perayaan HUT RI, yang pertama kali dilakukan di salah satu pulau terdepan yang ada di Batam. “Setidaknya kegiatan ini memiliki beberapa tujuan, selain untuk mengingatkan kembali bagaimana proses perjuangan untuk meraih kemerdekaan di tahun 1945 silam.

Baca Juga :  Prabowo dan SBY Bahas Tiga Hal, Salah Satunya soal "Power Sharing"

Kegiatan ini juga dapat menarik wisatawan mancanegara untuk datang dan berlibur di Kota Batam,” ungkap Rudi. “Yang terpenting dengan kegiatan ini, setidaknya mampu menumbuhkan rasa nasionalisme bagi warga Belakang Padang dan pulau-pulau sekitar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, seperti Singapura,” tambah Rudi.

Rudi mengaku kegiatan seperti ini nantinya akan diagendakan menjadi kegiatan tahunan, bila perlu akan dilakukan upacara hari kemerdekaan khusus untuk pulau-pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga ini.

Lebih jauh Rudi menambahkan untuk perlombaan sampan layar panitia menyiapkan beberapa kategori, diantaranya kru 3 orang, 5 orang, 7 orang dan 9 orang. Kru 3 orang juara pertama diraih dari tim Suka Hati dari Pulau Pecong, juara kedua Bujang Jauh dari Pulau Teluk Air dan juara ketiga Putri Tunggal yang juga masih dari Pulau Pecong.

Baca Juga :  AHY Ternyata Ikut dalam Pertemuan SBY dengan Prabowo

Kemudian yang 5 orang, juara pertama diraih Putri Selangor dari Malaysia, kedua Berilah Daku Duku dari Pulau Jaloh dan ketiga Bidadari dari Pulau Pecong. Kru 7 orang juara pertama diraih Ulat Terbang dari Kampung Gundap,

Kedua, Tanah Petir dari Teluk Air dan ketiga Peluru Pandu dari Pulau Buru. “Sementara untuk kru 9 orang, juara pertama berhasil disabet tim Hulubalang dari Pulau Air, kedua Badang Sakti dari Pulau Buru serta juara ketiga diraih Panglima Laut dari Pulau Pecong,” jelas Rudi.

Tidak saja perlombaan sampan layar, Rudi menambahkan, untuk memeriahkan kegiatan ini panitia juga melakukan beberapa perlombaan lainnya seperti gerak jalan, sepak bola, balap karung, makan kerupuk dan berbagai permainan rakyat lainnya.

“Ada juga kegiatan malam kesenian dan karnaval yang bertujuan untuk memeriahkan semaraknya perayaan hari kemerdekaan di pulau terdepan ini,” terang Rudi.***

Share :

Baca Juga

Featured

Menteri Rini Tinjau 3 BUMN dan Pelindo I di Kampung Panau

Featured

Marc Marquez Siap Bersaing di Argentina dan Austin

Batam

Rampung Diperbaiki, BP Batam Gelar Tasyakuran di Masjid Tanjak Batam

Featured

Sampai Saat ini,Petugas Belum Menemukan Adannya Narkoba di Kapal Da Wei

Featured

82 Peserta Ikuti Rakerda IV LPTQ Kabupaten Karimun

Batam

Pengurus DPD Partai Ummat Kota Batam Deklarasi Mundur Massal

Batam

Kepala BP Batam Tinjau Renovasi Plafon Masjid Tanjak

Batam

Akhirnya 4 Tersangka Kasus 1 Ton Sabu Diadili di Batam
error: Content is protected !!