class="wp-singular post-template-default single single-post postid-5703 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured / Liputan Kriminal

Rabu, 15 Maret 2017 - 13:56 WIB

Di Janjikan Bekerja Di Singapura,30 Orang Calon Pekerja Lapor ke Polisi

Liputankepri.com,Batam – Di janjikan pekerjaan di Singapura korban penipuan dari 30 orang membuat laporan ke Polsek Batam Kota karena merasa tertipu oleh penyalur yang menjanjikan mereka bekerja di luar negeri.

Laporan tersebut diterima langsung oleh Kapolsek Batam Kota Kompol Arwin, Selasa (14/3/2017) malam.

Niko Aprinto salah satu warga yang merasa tertipu saat ditemui di Polsek Batam Kota mengatakan dia tertipu sebanyak Rp 3,5 juta.

Ketika itu ia dijanjikan pergi bekerja ke Singapura di sebuah kafe. Kemudian untuk uang Administrasi, Niko diminta untuk membayar uang dimuka.

“Setelah bayar uang kami diminta melakukan pelatihan. Salah satunya belajar bahasa Inggris. Kemudian dua minggu setelah itu disuruh berangkat. Seharusnya kami sudah berangkat kan pada tanggal 20 lalu,” kata Niko.

Setelah jatuh tempo, Niko dan teman-temanya tidak juga diberangkatkan ke Singapura.

Akhirnya mereka membuat laporan ke Polsek Batam Kota terkait penipuan tersebut.

“Kami sudah memuat laporan terkait penipuan ini. Kami semua ada sekitar 30 orang dengan berbagai jurusan pekerjaan. Kami berharap dengan adanya laporan ini, uang kami bisa dikembalikan. Karena dalam perjanjian awal jika tidak diberangkatkan, uang kami dikembalikan,” tegasnya.

Perusahaan yang akan mempekerjakan mereka keluar negeri awalnya diketahui dari info loker di Facebook.

Perusahaan tersebut bernama Dwi Indo Pratama yang beralamat di komplek Mega Legenda.

“Setelah kami melapor, polisi juga sudah datang kesana,” kata dia.

Share :

Baca Juga

Batam

Tersangka Penyelundup Sabu 1,6 Ton Asal China Tiba di Batam

Berita

Polres Kampar Tangkap Ayah Cabuli Anak Kandung Usia 4 Tahun

Featured

Benarkah Vagina Kesat dan Ketat Bikin Seks Lebih Nikmat?

Featured

Karimun Darurat Narkoba, Sebagian Besar Dipasok dari Malaysia

Featured

Muhammad Tahar: 18 ribu Warga Karimun Yang Belum Melakukan Perekaman e-KTP

Batam

Anggota DPRD Kepri Erianto Jalani Sidang Kedua Dana Bansos

Featured

Kapal Asal Selatpanjang Diamankan Polres Karimun,Bawa Ribuan Karung Bawang Merah dan Garam Asal Malaysia

Ekonomi

Harga Daging Sapi Melonjak, Menteri Perdagangan Salahkan Kebijakan Pemerintah Tahun Lalu
error: Content is protected !!