Liputankepri.com,Tanjungpinang – Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) di tetapkan sebagai pelabuhan percontohan utama di Indonesia.
Selain dari pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP),ada 6 (enam) pelabuhan lainnya juga menjadi percontohan yaitu: Pelauhan Muara Angke, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Bau – Bau Sulawesi Tenggara, Pelabuhan Telehu, dan Pelabuhan Tarakan Kalimantan Utara.
Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Aprianus Hengki menyebutkan bahwa dalam waktu dekat Pelabuhan SBP menjadi salah satu pelabuhan standar keselamatan di Indonesia, Senin (03/09) siang.
“Dimana dengan adanya peraturan untuk penumpang dan kapal yang beroperasi harus sudah terseritifikasi”, ucap Hengki.
Dengan penunjukan ini, berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 054/R.OPS/VI – 2018 tentang peningkatan pengawasan keselamatan bagi kapal kapal angkutan laut.
“Ini semua demi keselamatan penumpang yang ada di indonesia, dimana yang telah terjadi waktu pada tahun 2018 yaitu: Musibah hilangnya KM Sinar Bangun di Perairan Danau Toba Sabtu 16 Juni 2018,.
Kemudian,kandasnya KMP Lestari maju, di Pantai Pabbabilan Bunggaya, Bonto Mantene Selayar, Selasa 3 Juli 2018, dan banyak yang lainnya lagi mengalami musibah.
“Jadi keselamatan penumpang dan kapal yang ber operasi harus di utamakan, agar dengan teliti untuk yang memasuki pelabuhan, pengantar dan yang berangkat menggunakan bording pass ada tempat batasnya masing- masing,”papar Hengki.(Budi)








