Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan Impor Bawang Merah

- Jurnalis

Selasa, 4 September 2018 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,DUMAI – Penyebab maraknya bawang impor selundupan di perairan Riau karena harga bawang impor jauh lebih tinggi dari harga bawang lokal.

Kondisi ini mendorong maraknya penyelundupan bawang merah ilegal di Perairan Riau.

Tim Patroli Lanal Dumai gagalkan penyelundupan kapal pengangkut bawang impor tanpa dokumen karantina akhir pekan kemarin.

Mereka menyita ratusan kampit bawang impor di Desa Api Api, Sepahat, Kabupaten Bengkalis.

Bawang impor tersebut asal Pakistan yang diimpor dari Malaysia.

“Perbedaan harga membuat ini masuknya bawang impor ilegal semakin marak. Jadi desakan ekonomi juga,” papar Danlanal Dumai, Kolonel Laut (E) Yose Aldino kepada Tribun, Senin (3/9/2018).

Baca Juga :  Lanal Dumai Amankan Puluhan Ton Kayu Tujuan Batam

Tim Patroli Lanal Dumai menggagalkan upaya penyelundupan ratusan kampit bawang merah impor ilegal di Perairan Bengkalis akhir pekan kemarin.

Mereka sempat melihat langsung proses bongkar muat bawang impor itu. Kapal pengangkut bawang sedang sandar di Sungai Desa Api Api, Sepahat, Kabupaten Bengkalis.

Seperti yang dilansir Tribun, para pekerja dan awak kapal langsung berlarian di lokasi bongkar muat.

Baca Juga :  Tim F1QR Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan 10 Ribu butir Ekstasi dan 1 Kg Sabu

Mereka kaget melihat tim patroli Lanal Dumai yang datang.

Personel lanal pun hanya bisa mengamankan Kapal Aulia Jaya GT 7 tidak bertuan bersama muatannya.

Para personel patroli langsung menggeledah kapal. Tim mendapati ratusan kampit bawang merah impor.

Ada dugaan bawang ini asal Pakistan yang diimpor dari Malaysia.

Jumlah bawang impor mencapai 300 kampit. Berat satuannya sekitar sembilan kilogram.

Total berat bawang merah impor ilegal ini mencapai 2,7 Ton. (*)

 

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hidayat Abdurrahman Kembali Dipercaya Pimpin KONI Kepulauan Meranti Periode 2026-2030
PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo
Bea Cukai dan Polda Riau Amankan 6,9 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate di Pekanbaru
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun
Kabel Internet Ilegal di Tiang PLN Harus Ditertibkan
Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai rawit dukung Ketahanan Pangan
Soal Kasus PT Karimun Sembawang Shipyard, LSM SNPP Laporkan DLH Kabupaten Karimun ke Ombudsman Kepri Terkait Dugaan Maladministrasi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 01:18 WIB

Hidayat Abdurrahman Kembali Dipercaya Pimpin KONI Kepulauan Meranti Periode 2026-2030

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:41 WIB

PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:04 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:48 WIB

Bea Cukai dan Polda Riau Amankan 6,9 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate di Pekanbaru

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:58 WIB

Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun

Berita Terbaru