BPJS Kesehatan Tanjungpinang Optimalkan Pelayanan Kepada Peserta

- Jurnalis

Jumat, 7 September 2018 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Tanjungpinang – Sebagai badan hukum publik, yang lebih dari empat tahun mengelola Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). BPJS Kesehatan selalu berupaya mengoptimalkan pelayanan kepada peserta, baik itu fasilitas kesehatan tingkat pertama dan juga di Fasilitas Kesehatan tingkat rujukan.

Sesuai dengan roadmap (peta jalan) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang di susun oleh Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Direncanakan, seluruh penduduk Indonesia pada tahun 2019, akan mendapatkan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan atau disebut juga cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage).

Jumlah peserta JKN-KIS di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang sendiri, perkembangannya cukup signifikan. Dan diharapkan akan terus bertambah, seiring dengan semangat cakupan kesehatan semesta tadi.

“Sampai dengan Agustus 2018, total peserta JKN-KIS di wilayah BPJS Cabang Tanjungpinang adalah 408.194 peserta. Peserta ini dari semua segmen yaitu Penerima Bantuan Iuran (PBI), Pekerja Penerima Upah (PPU), Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP),” Jelas Agusrianto, Kabid SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Tanjungpinang. Saat Media Gathering di Morning Bakery, Batu 8 Atas, Tanjungpinang. Kamis (6/9).

Adapun wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, meliputi wilayah kota Tanjungpinang, Bintan, Natuna, Lingga dan Anambas. Total peserta JKN-KIS masing-masing adalah 173.914 peserta untuk kota Tanjungpinang, 107.265 peserta untuk Bintan, 45.649 peserta untuk Lingga, 34.876 untuk Natuna dan 46.490 peserta untuk Anambas.

“Per Agustus 2018, BPJS Kesehatan Tanjungpinang. Telah bekerja sama dengan 93 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 10 rumah sakit dan 1 klinik utama mata, 7 apotek PRB dan 6 optik”. Lanjut Agus.

Diketahui, secara nasional, sampai dengan 10 Agustus 2018. Terdapat 200.734.182 jiwa penduduk Indonesia yang telah menjadi peserta program JKN-KIS.

Dalam memberikan pelayanannya, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 22.390 FKTP. Terdiri dari 9.884 puskesmas, 5.058 dokter praktik perorangan, 5.544 klinik non rawat inap, 676 klinik rawat inap,

Kemudian kepada 21 rumah sakit kelas D pratama, serta 1.207 dokter gigi. Sementara di tingkat FKTRL, telah bermitra dengan 2.424 rumah sakit dan klinik utama, 1.579 apotik dan 1.080 optik.(budi)

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo
Riau Masih Aman, Belum Ditemukan Kasus Hantavirus
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing
Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:49 WIB

Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:04 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:44 WIB

Riau Masih Aman, Belum Ditemukan Kasus Hantavirus

Berita Terbaru