class="wp-singular post-template-default single single-post postid-20941 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured

Minggu, 4 November 2018 - 14:02 WIB

Meranti Diguyur Hujan Aksi Bela Kalimah Tauhid Tetap Berlangsung

Liputankepri.com,MERANTI, – Meski sempat diguyur hujan, Aksi Bela Kalimah Tauhid oleh ribuan warga Selatpanjang di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang digagas Aliansi Masyarakat Muslim Meranti pada Minggu (4/11/2018) pagi tetap berlangsung.

Hujan tidak menyurutkan semangat para peserta pawai takbir dengan konvoi sepeda motor tersebut. Takbir “Allahu Akbar” terus diteriakkan.

Deretan lebih dari 3000 peserta konvoi itu tampak tersusun rapi sehingga pelaksanaan aksi bela kalimah tauhid berjalan dengan aman dan tertib.

Aksi Bela Kalimah Tauhid itu juga diawali dengan pembacaan Ayat Suci Alquran dan doa bersama oleh Ustadz Mustafa.

Sebelumnya, ketua panitia Ustadz H Fauzi SAg, menghimbau agar peserta yang mengikuti aksi bela kalimah tauhid tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis dan sebagainya.

“Mari sama-sama kita jaga kekompakan agar aksi bela kalimah tauhid ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan tertib,” ajak Ustadz Fauzi.

Selanjutnya, Asisten II Sekdakab Meranti Syamsuddin SH MH, menghimbau kepada seluruh peserta pawai untuk tetap menjaga kondusifitas daerah.

“Kita selaku Pemerintah Daerah menghimbau kepada masyarakat agar jangan terjadi tindakan anarkis dengan tetap menjaga kondusifitas daerah,” ujar Asisten II Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH.

Ditambahkan Syamsuddin, ia melihat aksi ‘Bela Kalimah Tauhid’ yang diprakarsai oleh Aliansi Masyarakat Meranti, adalah aksi murni dan tidak ada unsur politik untuk itu ia berharap aksi tersebut tetap konsisten murni untuk membela kalimah tauhid.

“Kita berharap aksi ini tidak ada unsur politik seperti yang dikatakan panitia, dan kita tambahkan juga jangan sampai terjadi tindakan anarkis yang merugikan,” jelasnya lagi.

Ditegaskan Asisten II Sekdakab Meranti, selama aksi yang dilaksanakan oleh Aliansi Masyarakat Muslim Meranti, konsisten untuk membela ‘Kalimah Tauhid’ bebas dari unsur anarkis dan politik, tidak boleh dibatasi atau dihalang-halangi karena aksi itu dilindungi oleh hukum yakni UU No. 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Memberikan Pendapat di Muka Umum.

“Dan kita dari Pemda Meranti hanya bisa mengeluarkan himbauan untuk tetap menjaga kondusifitas daerah, apalagi aksi yang dilakukan menggunakan kendaraan bermotor mengintari jalan protokol, kita minta jaga ketertiban dan keamanan lalu lintas jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan apalagi sampai kecelakaan dan lainnya,” tambah Syamsuddin.

Usai dilepas oleh panitia, ribuan warga itu langsung bergerak dari Jalan Siak menuju Jalan Diponegoro-Handayani-Rintis-Alahair dan seterusnya menuju Jalan Gogok Darussalam- Alai, kemudian berhenti sejenak di Masjid Arrahman Alai, dan dilanjutkan lagi kembali ke Jalan protokol menuju kota Selatpanjang. (red/An)

Share :

Baca Juga

Featured

Pertamina Tambah Kuota BBM Jenis Premium 75 Ton Untuk Kundur Karimun

Featured

Trade | F168 Khám Phá Thế Giới Cá Cược Trực Tuyến & Những Thách Thức | 31-2025

Featured

Wabup Karimun Buka Rapat Koordinasi Penetapan Batas Wilayah Kecamatan

Featured

Kopitiam Tarempa Hadir di Karimun

Featured

BPOM Ungkap 43 Obat Tradisional Berbahan Kimia Obat Berbahaya

Featured

34 Ranmor Terjaring Dalam Razia Cipkon Satlantas Polres Karimun

Featured

Jelang Festival Dragon Boat, Dinas Pariwisata Gelar Syukuran Bersama Walikota Tanjungpinang

Featured

Isdianto : Event FPP Pemacu Prestasi Lestarikan Tradisi dan Adat
error: Content is protected !!