class="wp-singular post-template-default single single-post postid-22513 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Karimun / Kepri

Kamis, 31 Januari 2019 - 09:37 WIB

Karimun Gold Coast, Kawasan Bisnis Terpadu Panbil Group

Liputankepri.com,Karimun – Karimun Gold Coast, sebuah kawasan bisnis terpadu yang dibangun Panbil Group menjadi wajah baru kota Karimun.

Kawasan eksklusif tersebut akan berpengaruh dalam menggenjot perekonomian di Karimun. Apalagi pemerintah dan pengusaha di sana sedang mendorong pengembangan pelabuhan dan bandara.

“Memang kita akui banyak yang bertanya bahwa kita terlalu berani investasi di sana. Tetapi kita sudah ada hitung-hitungan bisnisnya. Termasuk manfaatnya untuk pertumbuhan ekonomi,” kata CEO Panbil Group, Johanes Kennedy.

Ia mengatakan, harga ruko yang termasuk mahal di kawasan tersebut sudah mendapat respon menarik dari para konsumen. Di mana dalam lounching beberapa minggu lalu, sudah ada beberapa yang langsung terjual.

“Dan memang pasar kita bukan hanya lokal yang ada di sana. Tetapi juga dari luar,” katanya.

Saat ini pengembangan ferry terminal, pelabuhan internasional sudah hampir rampung. Dalam waktu dekat akan langsung dikerjakan.

“Kalau pelabuhan ini kan di kawasan itu juga. Dan pelabuhan yang ada sekarang memang sudah harus diganti. Saat ini hanya tinggal beberapa izin saja yang mau diselesaikan,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong agar bandara yang ada sekarang untuk dikembangkan. Rute penerbangannya harus dibuka ke daerah lain dengan skala yang lebih besar lagi. Tidak lagi hanya di sekitar Kepri saja.

“Kita akan dorong agar ada penerbangan langsung dari Karimun ke Jakarta, ke Medan,Pekanbaru dan kedaerah lainnya. Jadi akses akan sangat mudah ke Karimun.

Selain itu dengan pelabuhan yang lebih modern maka akan semakin banyak turis masuk ke Karimun. Artinya, akan lebih tergerak perekonomian di sana,” katanya

Selain itu, di kawasan tersebut juga akan sering dibuat kegiatan seperti bazar atau festival makanan tradisional dan banyak diminati di Karimun. Sementara kota yang ada sekarang akan tetap eksis.

“Kalau kota yang ada sekarang tetap eksis karena memang sudah ada komumitasnya. Ya kita harapkan pertumbuhan ekonomi di Karimun semakin berkembanh dengan kehadiran kawasan Karimun Gold Coast ini,” katanya.

Berlokasi di atas lahan seluas 100 hektar di pesisir timur Karimun, Kepulauan Riau sudah diminati pembeli, pengunjung dan investor lokal maupun luar negri, karena aksesnya sangat dekat dengan negara tetangga. Hanya berjarak kurang lebih satu jam ke Singapura dan hanya sekitar 45 menit ke Malaysia.

“Keunggulan lainnya adalah lebar ROW jalan yang mencapai 50 meter di kawasan Pusat Perbelanjaan.

Karimun Goldcoast juga akan menjadi pusat rekreasi terdekat bagi wilayah disekitar Pulau Karimun, Singapura dan Malaysia,”katanya.***

(red/Bp)

Share :

Baca Juga

Batam

Antisipasi Inflasi Jelang Ramadhan, Pemko Batam Gelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah 2023

Berita

Ketua KPU Karimun: Daftar Pemilih Tetap Sebanyak 165.780 Jiwa

Batam

𝗣𝗮𝗽𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗘𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗣𝗿𝗼𝘆𝗲𝗸 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗿, 𝗥𝘂𝗱𝗶 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗠𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗽 𝗗𝗶𝗿𝗶

Berita

H. Muhammad Rudi: Kalau Ingin Ekonomi Kepri Maju, Pembangunan Harus Merata

Featured

Danlanal Minta Maaf Soal Dugaan Keracunan Makanan Nasi Kotak

Karimun

Ketua Komisi I DPRD Meranti Hadiri Pembukaan Acara Bursa Inovasi Desa Tahun 2018

Berita

Kata Halaman Hadirkan Ruang Baca dan Mewarnai Gratis Setiap Akhir Pekan di Tanjungpinang

Featured

1.280 Siswa Terbaik Ikuti Olimpiade Sains Nasional 2017 Di Pekanbaru
error: Content is protected !!