class="wp-singular post-template-default single single-post postid-23135 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Nasional / Riau

Rabu, 27 Februari 2019 - 08:25 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan Riau Tembus 1.136 HA

Liputankepri.com,Riau–Berdasarkan pantauan Satelit Noaa Sipongi KLHK, hotspot atau titik panas di Riau mencapai 10 titik. Luas lahan yang terbakar bertambah menjadi 1.136 hektare, alat berat dikerahkan PT Sumatera Riang Lestari (SRL) ke Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.

“Titik panas itu tersebar di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Bengkalis ada 3 titik, Dumai 1 titik, Pelalawan 2 titik, Rokan Hilir 1 titik, Siak 1 titik dan Indragiri Hilir 1 titik,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau, Edwar Sanger‎, Senin (25/2) malam.

Menurut Edwar, lokasi kebakaran paling parah terjadi di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis Riau. Sejak awal Januari 2019, lokasi tersebut belum berhasil dipadamkan, karena sumber air untuk upaya pemadaman sulit dijangkau.

“Saat ini luas lahan terbakar mencapai 1.136 hektare. Kebakaran hutan semakin meluas di Kelurahan Teluk Lecah Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis Riau sekitar 55 ha, serta beberapa daerah lainnya,” kata Edwar.‎

‎Selain itu, kebakaran lahan hari ini juga bertambah di Kelurahan Pergam 10 ha, Desa Jangkang ada 5 ha, Desa Bantan 1,5, Desa Kuala Terusan 3 ha, Bangsal Aceh 2 ha, Mundam 2 ha, Air Hitam Pekanbaru 3,5 ha, Mumugo Rohil 15 ha, Sei Danai Inhil 38 ha‎.

Edwar menjelaskan, ‎rekapitulasi luas lahan terbakar di berberapa daerah Riau sejak awal Januari hingga saat ini paling luas di Bengkalis yaitu 817 ha. Di Rokan Hilir‎ 132 ha, Dumai 60 ha, Kepulauan Meranti 20,4 ha, Pekanbaru 21,01 ha, Siak 30 ha, Indragiri Hilir 38 ha, serta Kampar 15 ha.

“Daerah yang masih terjadi kebakaran lahan di Dumai dan Bengkalis, Indragiri Hilir, Rokan Hilir dan Pekanbaru. Sementara untuk daerah lain apinya sudah padam,” kata Edwar.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto mengatakan, pihaknya mengerahkan sejumlah personelnya ke Rupat bersama tim gabungan TNI, Manggala Agni, BPBD, Damkar, Camat, Kepala Desa dan masyarakat sekitar.

“Kita juga dibantu personel Forest Proteksion PT SRL, yang diturunkan 182 orang dengan peralatan lengkap. Termasuk alat berat untuk pembuatan sekat bakar,” kata Yusup.

Yusup mengaku terus melakukan kordinasi bersama pimpinan tim RPK di lapangan dalam melakukan pemadaman kebakaran lahan bersama-sama di Rupat.

Sumber : Beritariau.com

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Resmi, Menkes Teken Tarif Baru Pelayanan JKN Mulai 2023

Ekonomi

Pelaku usaha dukung Riau kembangkan Pariwisata Halal

Kep Meranti

Granat Meranti Diminta Mengisi Materi Pesantren Kilat di Desa Tanah Merah

Kep Meranti

​Komisi II DPRD Meranti Tinjau Pasar Modern 

Kep Meranti

Pemerintah Pusat Melalui Kementrian Kelautan Dan Perikanan Panen Kakap Putih Di Meranti

Berita

Evaluasi SAKIP OPD Pemkab Karimun, Dishub Predikat Terburuk

Berita

Polres Kuansing Bekuk Tiga Orang Bandar Narkoba

Ekonomi

Luhut Pastikan Inalum Siap Ambil Alih Freeport Jika Menang Arbitrase
error: Content is protected !!