Kadisperindag Kepri: Akan Kami Beri Sangsi Para Distributor dan Pedagang Nakal

- Jurnalis

Kamis, 9 Mei 2019 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Tanjungpinang – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tingkatkan pengawasan perdagangan sembako selama Ramadhan.

Kepala Disperindag Kepri, Burhanudin di Tanjungpinang, Rabu, mengingatkan distributor dan pedagang sembako untuk tidak menaikkan harga bahan pokok itu secara tidak wajar.

“Kami akan memberi sanksi tegas kepada para distributor dan pedagang sembako yang nakal, salah satunya kami akan mencabut izinnya,” ujar dia.

Ia mengemukakan pihaknya bertugas memastikan harga sembako dalam kondisi stabil. Selain itu, tambahnya persediaan sembako harus mencukupi hingga setelah Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Kalau ada temuan atau pedagang yang bermain-main untuk menambah keuntungan yang besar dari momentum ini, tentu kami tidak biarkan,” tegasnya.

Sejauh ini, menurut dia distribusi sembako berjalan lancar. Artinya, persediaan sembako yang berasal dari berbagai daerah itu mencukupi sehingga tidak terjadi kelangkaan.

Harga sembako maupun sayur-sayuran cukup terkendali, meski ada kecenderungan mengalami kenaikan.

Jika kenaikan harga sembako tidak terkendali, maka akan dilakukan operasi pasar.

“Untuk stok sembako aman, sehingga yang perlu kita jaga kestabilan harga,” katanya.

Berdasarkan pantauan di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang, harga berbagai jenis sayur-mayur yang dijual pedagang di Kota Tanjungpinang melambung tinggi dalam sepekan terakhir.

Dona, salah seorang pedagang sayur-sayuran di Pasar Bintan Centre, menyebutkan kenaikan harga sayur-sayuran disebabkan persediaan terbatas.

“Beberapa kali gagal panen sehingga harga sayur tinggi sampai sekarang,” tambahnya.

Dona menjual sayur bayam dengan harga Rp22.000/kg, naik Rp14.000 dibanding sebelum Ramadhan. Sementara harga sawi Rp24.000/kg, naik 100 persen, sedangkan harga sayur kangkung naik dari Rp12.000/kg menjadi Rp20.000.

“Bayam, kangkung dan sawi berasal dari pertanian di Bintan,” katanya.

Dona mengemukakan harga cabai merah juga tinggi sejak beberapa hari lalu. Harga cabai merah bertahan Rp58.000/kg, sementara sebelum Ramadhan hanya Rp40.000/kg.

Cabai kering dijual Rp58.000/kg, naik sekitar 30 persen.

“Yang parah itu harga cabai rawit Rp64.000/kg. Kalau dijual eceran Rp10.000/ons,” ujarnya.***

(red/ant)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI
Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD
Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan
Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Karimun Silaturahmi Dengan Danlanal Karimun
LMB Nusantara Batam Gelar Rapat Pematangan Pengurus Kota Batam
Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh
Aksi Kejar-kejaran, Bea Cukai Batam Amankan Speedboat SB.JJ Indah 2 di Perairan Tanjung Uban
Penataan Parkir di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun Semrawut, Terkesan Dipaksakan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:47 WIB

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:54 WIB

Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:05 WIB

Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Karimun Silaturahmi Dengan Danlanal Karimun

Senin, 12 Januari 2026 - 10:48 WIB

LMB Nusantara Batam Gelar Rapat Pematangan Pengurus Kota Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:31 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Berita Terbaru

Advertorial

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

Sabtu, 24 Jan 2026 - 19:04 WIB