class="wp-singular post-template-default single single-post postid-257059 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Natuna / Pendidikan

Rabu, 25 September 2024 - 15:31 WIB

Penanganan Stunting Menjadi Tanggungjawab Bersama, Ini yang Dilakukan Pemda Natuna

Natuna, Liputankepri.com – Penanganan stunting menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Natuna, sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Natuna, Hikmat Aliansyah, mengungkapkan bahwa untuk mempercepat penanganan stunting, Pemkab telah membentuk Tim Percepatan Penanganan Stunting yang diketuai oleh Wakil Bupati (Wabup) Natuna, Rodhial Huda.

“Tim ini langsung dipimpin oleh Wabup Rodhial Huda,” ujar Hikmat saat diwawancarai awak media ini pada Rabu, 25 September 2024.

Hikmat menjelaskan bahwa penanganan stunting tidak hanya dilakukan oleh Dinkes, melainkan melibatkan berbagai sektor terkait.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Gesa Pembangunan Pelabuhan Penagi, Kuala Maras & Selat Beliah

Menurutnya, intervensi dari Dinas Kesehatan hanya menyumbang 30 persen dari upaya keseluruhan, sementara 70 persen sisanya berasal dari lintas sektoral.

“Di sektor kesehatan, kita fokus pada intervensi spesifik, sementara lintas sektoral lebih banyak pada intervensi sensitif,” jelas Hikmat.

Terkait perkembangan kasus stunting di Natuna, Hikmat menyebut angka prevalensi saat ini berada di 12 persen. Meski fluktuatif, angka tersebut terus menurun dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Penanganan stunting di Natuna melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk DP3AP2KB, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), serta Kementerian Agama (Kemenag).

Baca Juga :  Satreskrim Polres Karimun Ringkus Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Karimun

“Upaya yang kita lakukan antara lain pemberian makanan tambahan untuk balita, pemberian tablet penambah darah untuk remaja SMP dan SMA, pemeriksaan ibu hamil, serta penimbangan balita di Posyandu setiap bulan,” ungkap Hikmat.

Selain itu, Dinkes Natuna juga bekerja sama dengan Puskesmas serta kader Posyandu di setiap desa dan kecamatan dalam menangani stunting.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Natuna berharap angka stunting dapat terus ditekan dan kualitas hidup masyarakat meningkat.*

 

Reporter: Khairud

Editor: Ura 

Share :

Baca Juga

Berita

Paslon Bermanfaat, Masrul – fauzi Secara Resmi Deklarasi Ditaman Cik Puan

Berita

Pelaku Pencurian Terekam CCTV di Air Tiris. Kapolsek: Tidak Ada Kejahatan Luput Dari Kami

Berita

Kunjungi Perpustakaan dan Kearsipan Siswa SLB Sehati Tingkatan Minat Baca

Berita

Bupati Karimun Resmi Membuka STQ XIII Tingkat Kabupaten

Berita

Satresnarkoba Polrestabes Medan Kembali Gerebek “Lembah Sunggal”

Berita

Paparkan Program Prioritas Pembangunan, Muhammad Rudi Beri Kuliah Umum di UMRAH Tanjungpinang

Berita

Bupati Natuna Gelar Rapat Virtual Pencegahan Pengeboman Ikan di Kecamatan Midai

Advertorial

Peringatan Bulan K3 Nasional, PT TIMAH Tbk Gelar Berbagai Kegiatan di Seluruh Wilayah Operasional
error: Content is protected !!