class="wp-singular post-template-default single single-post postid-258711 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / BP Batam / Properti

Sabtu, 25 Januari 2025 - 09:38 WIB

Dukung Program Presiden, BP Batam Siap Berkolaborasi Program Ketahanan Pangan di Tanjung Banon

Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam siap mendukung dan berkolaborasi program Ketahanan Pangan di Tanjung Banon. Hal itu disampaikan Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam Harlas Buana, dalam rapat usulan pemberdayaan masyarakat pesisir dan pulau kecil di Rempang-Galang, Kamis (23/1/2025).

Kolaborasi dalam pemberdayaan masyarakat pesisir ini, diinisiasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau dan diikuti oleh Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam; Pemerintah Kota Batam, BP Batam hingga Kejaksaan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, Said Sudrajad mengatakan, program pemberdayaan masyarakat pesisir dan pulau kecil ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Baca Juga :  PKK Kampung Bugis Wakili Kepri ditingkat Nasional Dalam Ajang Video Dasyat

Sehingga, pihaknya menyusun program ketahanan pangan dari sektor perikanan karena wilayah Provinsi Kepri sebagian besarnya adalah kelautan. Program ini, rencananya akan dilaksanakan di hunian baru masyarakat terdampak pembangunan Rempang Eco-City, Tanjung Banon.

“Mudah-mudahan ini menjadi kawasan kemandirian pangan. Tidak hanya itu, tapi juga menjadi kawasan pariwisata dan pertanian yang dapat memberikan dampak luas kepada masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Sementara itu Direktur PTSP BP Batam, Harlas Buana mengatakan, BP Batam telah mengusulkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menjadikan Tanjung Banon sebagai kampung nelayan modern (Kalamo).

Baca Juga :  Antisipasi Perjudian, Satreskrim Polres Karimun Laksanakan Patroli Kring Serse

Dimana, kawasan ini kedepannya akan dilengkapi berbagai fasilitas modern. Mulai dermaga, indoor dan outdoor area, ruangan penyimpanan hasil tangkapan nelayan, pasar dan lainnya.

“Kita berharap dengan kolaborasi ini dapat mewujudkan Tanjung Banon sebagai kampung nelayan modern, karena dilengkapi fasilitas yang dapat meningkatkan produktivitas, kompetensi masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi,” tutupnya. (*)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wujud Kepedulian Amsakar – Li Claudia, 1.245 Lansia Terima Insentif Sebesar Rp 300 ribu

Berita

SMANOR SKO Riau Resmi Lepas Tim Sepak Bola Menuju Liga Top Skor National Championship 2026

Berita

Tim Gabungan Lakukan Pendinginan Karhutla Di Desa Tanjung Peranap

Berita

Pemkab Meranti Bahas Pengelolaan AMIK Selatpanjang, Usulan Alih Status Jadi STIKOM

Berita

SIAK RUN 2025 & ROAD TO RBR 7,9K: Meriahkan HUT Bhayangkara ke-79, Ribuan Peserta Padati Lapangan Siak Bermadah

Batam

Antisipasi Covid-19, Pemprov Kepri akan mengkaji kebijakan PSBB

Berita

Anggota DPRD Partai Demokrat, Ellisya Apresiasi Peringatan Hari Jadi Ke-18 KKA

Advertorial

Komisi IV DPRD Bengkalis Disambut langsung oleh Kepala UPT Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah Riau
error: Content is protected !!