class="wp-singular post-template-default single single-post postid-260863 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kep Meranti / Nasional / Riau

Rabu, 23 April 2025 - 15:57 WIB

Meranti Resmi Tetapkan Status Siaga Karhutla

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Riau, M Edy Afrizal

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Riau, M Edy Afrizal

Pekanbaru – Kabupaten Kepulauan Meranti mengambil langkah tegas dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan resmi menetapkan status siaga untuk tahun 2025. Keputusan penting ini tertuang dalam Keputusan Bupati Kepulauan Meranti Nomor: 114/HK/KPTS/II/2025, yang berlaku efektif hingga 31 Desember 2025 mendatang.

Dengan penetapan status siaga ini, Kepulauan Meranti menjadi daerah ketiga di Provinsi Riau yang mengambil langkah antisipatif serupa. Sebelumnya, Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis telah lebih dulu menetapkan status siaga Karhutla sebagai respons terhadap potensi ancaman kebakaran di wilayah masing-masing.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Riau, M Edy Afrizal, membenarkan penetapan status siaga Karhutla di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Iya, ada tambahan. Kabupaten Kepulauan Meranti sudah menetapkan status siaga penanggulangan bencana Karhutla 2025, setelah sebelumnya Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis sudah menetapkan status yang sama,” ujar Edy Afrizal saat dikonfirmasi pada Rabu (23/4/2025).

Baca Juga :  Lewat Green Policing, Polsek Tualang Ajak Pelajar SD IT Alwildan Peduli dan Rawat Bumi

Edy Afrizal menjelaskan bahwa penetapan status siaga Karhutla di Kepulauan Meranti merupakan langkah antisipasi dini yang krusial. Pasalnya, wilayah kepulauan ini termasuk dalam kategori daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama saat memasuki musim kemarau.

Lebih lanjut, Edy Afrizal mengungkapkan bahwa BPBD Riau terus mendorong daerah-daerah lain di provinsi tersebut untuk segera menetapkan status siaga Karhutla. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi antarinstansi dan mempercepat respons penanggulangan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran. “Kita juga mendorong daerah lain untuk menetapkan status siaga, agar kita lebih mudah-mudah melakukan koordinasi ketika sewaktu-waktu terjadi kebakaran,” tandasnya.

Edy Afrizal juga memberikan informasi terkini mengenai perkembangan penetapan status siaga di daerah lain. “Informasi terakhir, Kampar dan Kuansing juga sudah melakukan rapat dan berencana untuk menetapkan status siaga. Sementara itu, Kabupaten Siak masih dalam proses penerbitan Surat Keputusan (SK) penetapan status siaga,” pungkasnya.

Baca Juga :  Polres Kepulauan Meranti Gelar Jumat Curhat Bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

Dengan semakin banyaknya daerah di Riau yang menetapkan status siaga Karhutla, diharapkan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi dan efektif. Langkah antisipatif ini menjadi penting untuk melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan perekonomian daerah dari dampak buruk Karhutla.

Pemerintah Provinsi Riau dan BPBD Riau terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman Karhutla di tahun 2025. Diharapkan, dengan langkah-langkah pencegahan yang optimal, dampak Karhutla di Riau dapat diminimalisir.

Share :

Baca Juga

Berita

Tingkatkan Keamanan Wilayah, TIM RAGA Polres Siak Gelar Patroli Skala Besar

Kep Meranti

Sekda Meranti Hadiri Halal Bihalal Bersama Jajaran RSUD serta masyarakat

Berita

Kapolres Bersama Forkopimda Kampar Cek TPS Yang Akan Digunakan Masih Digenangi Banjir

Advertorial

Dorong UMKM Naik Kelas, PT Timah Gelar Berbagai Pelatihan

Berita

Lewat Subuh Keliling, Kapolsek Tualang Bangun Kesadaran Kamtibmas dan Anti Narkoba

Berita

Tjetjep Yudiana: Jumlah Kasus Corona di Kepri sebanyak 53 kasus Covid-19

Ekonomi

BPBD Pasaman Gelar Simulasi Pasca Gempa Bumi

Berita

Bupati Meranti Silahturahmi Dengan Pakar UIR, Sharing Informasi dan Teknologi Optimalkan Pemanfaatan Potensi Daerah
error: Content is protected !!