Langkah Nyata PT Timah Dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKA SELATAN — PT Timah Tbk secara berkelanjutan melaksanakan berbagai program pengelolaan lingkungan, salah satunya dengan menjaga ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove.

PT Timah melalui Area Bangka Selatan berkolaborasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dusun Limus menanam 5.000 pohon mangrove jenis Rhizophora mucronata di pesisir Pantai Tanjung Labun, Dusun Limus, Desa Serdang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (11/6/2025).

Selain di Kabupaten Bangka Selatan, penanaman ribuan pohon mangrove ini juga dilaksanakan secara serentak di Provinsi Kepulauan Riau dalam rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dilaksanakan di wilayah operasional perusahaan.

Anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID melibatkan stakeholder dalam penanaman mangrove ini seperti masyarakat, pemerintah desa dan kelompok nelayan.

Baca Juga :  Supervisi Polda Riau Cek Logistik Pilkada Kampar di Gudang KPU

Ketua Pokdarwis Dusun Limus, Dody Syahrial, mengatakan, penanaman mangrove sangat penting dilakukan untuk mencegah abrasi dan melindungi garis pantai yang semakin tergerus.

“Abrasi yang terjadi di kawasan ini sangat luar biasa dan ini solusi cerdas yang dilakukan PT Timah dengan penanaman mangrove dalam rangka rehabilitasi. Kami sangat apresiasi apa yang telah dilakukan PT Timah untuk menjaga ekosistem pesisir,” katanya.

Menurutnya, rehabilitasi pesisir dengan penanaman mangrove tidak hanya mencegah abrasi tapi juga akan dikembangkan untuk pariwisata berkelanjutan dan juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kedepan akan kita kembangkan jadi wisata edukasi mangrove sekaligus sentra pelestarian di Bangka Selatan. Karena dengan adanya mangrove ekosistem akan terjaga dan bisa meningkatkan hasil tangkapan nelayan yang akan berdampak bagi ekonomi masyarakat,” ujar Dody.

Baca Juga :  BP Batam dan Pemko Batam Siapkan Doorprize Meriahkan Nobar Timnas Indonesia U-23 vs Irak

Sementara itu, Kepala Desa Serdang, Apendi, mengatakan, upaya rehabilitasi mangrove akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia berharap, langkah serupa bisa terus berlanjut di wilayah pesisir lainnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada PT Timah dan Pokdarwis. Penanaman ini tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi untuk warga. Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini dan bisa menjadi contoh bagi pihak lain untuk turut peduli terhadap ekosistem pantai,” ujar Apendi.*

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
Resmi Dikukuhkan, Muzamil Baharudin Pimpin FKA Bengkalis se-Riau Kepri
Wamenaker: PVN Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Dunia Usaha dan Industri
Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
Kapolsek Kampar Kembali Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Berkah
Polres Meranti Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Banglas
Wabup Muzamil Ajak Masyarakat Doakan Perjuangan Percepatan Pembangunan Jembatan Selat Akar pada HUT ke-14 Tasik Putri Puyu
Kemnaker Berhasil Mediasi Perselisihan PHK PT Amos Indah Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:43 WIB

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:58 WIB

Resmi Dikukuhkan, Muzamil Baharudin Pimpin FKA Bengkalis se-Riau Kepri

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:39 WIB

Wamenaker: PVN Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Dunia Usaha dan Industri

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:11 WIB

Kapolsek Kampar Kembali Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37 WIB

Polres Meranti Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Banglas

Berita Terbaru

Nasional

MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:02 WIB