Optimalkan Kinerja Keuangan dan Tata Kelola, Laba TINS Tembus Rp1,31 Triliun

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — PT TIMAH (Persero) Tbk (IDX: TINS) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang tahun 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun.

Direktur Utama PT TIMAH (Persero) Tbk, Restu Widiyantoro, mengatakan capaian ini merupakan hasil dari strategi perusahaan dalam memperkuat tata kelola pertimahan serta optimalisasi kinerja operasional, pemasaran, dan efisiensi keuangan.

“Pada tahun 2025 Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun atau mencapai 119% dari target yang telah ditetapkan dalam RKAP 2025. Perseroan fokus ke penguatan tata kelola pertimahan, optimalisasi kinerja operasi, pemasaran, dan keuangan,“ ujar Restu Widiyantoro.

Kinerja positif tersebut sejalan dengan meningkatnya harga timah global. Berdasarkan data London Metal Exchange (LME), harga rata-rata timah pada 2025 mencapai USD 34.119,96 per ton atau naik 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar USD 30.177,45 per ton.

Selain laba meningkat, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp11,55 triliun atau naik 6,41 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp10,86 triliun. Laba usaha tercatat sebesar Rp1,91 triliun dengan EBITDA mencapai Rp2,76 triliun.

Dari sisi neraca, total aset perseroan meningkat 6,75 persen menjadi Rp13,64 triliun dari Rp12,78 triliun. Posisi Liabilitas Perseroan sebesar Rp5,23 triliun naik 0,80 persen daro Rp5,19 triliun. Sementara ekuitas naik 10,83 persen menjadi Rp8,41 triliun dari Rp7,59 triliun, seiring dibukukannya laba di tahun 2025.

Baca Juga :  Proses Terus Bergulir, BP Batam-Pemko Batam Komit Atasi Persoalan Banjir

Kinerja ini turut didukung oleh rasio keuangan yang solid, di antaranya Quick Ratio 60,6 persen, Current Ratio sebesar 242,8 persen dan Debt to Equity Ratio sebesar 18,7 persen.

Pada tahun 2025, Perseroan juga terus melakukan efisiensi dan optimalisasi biaya dalam bentuk penurunan fixed costmelalui investasi selektif ke investasi penunjang operasi untuk memitigasi kenaikan beban depresiasi dan menjaga stabilitas arus kas. Selain itu, Perseroan juga melakukan penurunan interest bearing debt sebagai bagian dari strategi pengelolaan liabilitas, sehingga dapat menekan beban bunga
antara lain melalui pelaksanaan buyback atas MTN.

Di sisi operasional, PT TIMAH mencatat produksi bijih timah sebesar 18.635 ton Sn, produksi logam timah sebesar 17.815 metrik ton, sementara penjualan logam timah tercatat 16.634 metrik ton.

Sepanjang 2025, pasar ekspor masih menjadi kontributor utama dengan porsi mencapai 95 persen, dengan negara tujuan utama antara lain Singapura, Korea Selatan, Jepang, Belanda, Italia, dan China. Kontribusi penjualan ekspor Perseroan mencapai sekitar 24% dari total ekspor timah Indonesia sebesar 53.050
metrik ton, serta menyumbang sekitar 3% dari total ekspor timah global sebesar 371.369 metrik ton.

Baca Juga :  BP Batam Ajak Masyarakat Realisasi Pengembangan Rempang Eco-City

Dari sisi operasional, perusahaan terus memperkuat kegiatan penambangan baik di darat maupun laut. Di darat, PT TIMAH meningkatkan jumlah titik tambang dan memperkuat eksplorasi melalui bor pandu. Sementara di laut, perusahaan mengoptimalkan kinerja Kapal Isap Produksi (KIP) serta meningkatkan efektivitas pengolahan melalui fasilitas SHP KIP dan PIP.

PT TIMAH optimis akan melanjutkan kinerja positif di tahun ini, pasalnya prospek harga timah masih cukup menjanjikan yang diperkirakan berada di kisaran USD 33.500 hingga USD 48.750 per ton pada tahun 2026.

Hal ini didorong oleh meningkatnya permintaan dari industri elektronik, semikonduktor, chips serta digitalisasi dan Artificial Intellegence. Di sisi fundamental, pengetatan pasar timah didorong oleh terbatasnya pasokan dari Indonesia, Myanmar, MSC dan DRC yang diperparah oleh regulasi, konflik dan pemeliharaan produksi.

Menghadapi peluang tersebut, PT TIMAH menyiapkan sejumlah strategi pada 2026, antara lain akselerasi produksi dan optimalisasi cadangan, ekspansi hilirisasi dan diversifikasi produk, transformasi digital dan keberlanjutan (ESG), optimalisasi dan efisiensi berkelanjutan di seluruh lini bisnis, optimaliasi kinerja anak perusahaan, aset non operasi dan sinergi lainnya dalam mendukung keberlanjutan Perseroan. (*)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Karimun Perkuat Pengaturan dan Edukasi Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan
Kapolres Karimun Pimpin Taptu dan Pawai Obor HUT RI Ke-81
Tim Raga Polres Meranti Berikan Himbauan Kamtibmas, Kondusif Kota Selatpanjang Tetap Terjaga
Resmi DPO! Bareskrim Buru Basri Lewaimang, Bandar Sekaligus Pengelola THM Planet Batam
Bupati dan Kapolres Meranti Sambut Tim Kompolnas, Visitasi Award 2026 Resmi Dimulai
Perpustakaan Keliling Bripka Khairi, Inovasi Polres Meranti yang Diuji Langsung Tim Kompolnas
BNN dan Tim Gabungan Bongkar Kasus 2,6 Ton Narkotika Cair di Perairan Karimun
Dinasti Planet Holiday Batam Berakhir Ditangan Bareskrim Polri, Basri Diduga Kabur ke Malaysia
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Satlantas Polres Karimun Perkuat Pengaturan dan Edukasi Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Kapolres Karimun Pimpin Taptu dan Pawai Obor HUT RI Ke-81

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Tim Raga Polres Meranti Berikan Himbauan Kamtibmas, Kondusif Kota Selatpanjang Tetap Terjaga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Resmi DPO! Bareskrim Buru Basri Lewaimang, Bandar Sekaligus Pengelola THM Planet Batam

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati dan Kapolres Meranti Sambut Tim Kompolnas, Visitasi Award 2026 Resmi Dimulai

Berita Terbaru

Berita

Kapolres Karimun Pimpin Taptu dan Pawai Obor HUT RI Ke-81

Rabu, 19 Agu 2026 - 10:40 WIB

error: Content is protected !!