Didampingi PT TIMAH, Pokdakan Tuah Bersatu Terus Kembangkan Budidaya Kakap Putih

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARIMUN — Upaya PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir terus membuahkan hasil. Seperti yang dirasakan Pokdakan Tuah Bersatu di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.

Sejak tahun 2022, PT TIMAH mendampingi Pokdakan Tuah Bersatu mengembangkan budidaya kakap putih sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir sehingga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi para nelayan.

Melalui pendampingan, pelatihan, bantuan sarana dan prasarana, kelompok ini terus berkembang dan mampu menghasilkan panen meski menghadapi berbagai tantangan dalam proses budidaya.

Ketua Pokdakan Tuah Bersatu, Amran mengatakan, pada awalnya anggota kelompok hanya mengetahui budidaya kakap putih dari berbagai tayangan dan informasi yang mereka lihat. Namun berkat pembinaan yang diberikan PT TIMAH serta dukungan pelatihan dari Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam, mereka mulai berani mencoba membudidayakan kakap putih secara mandiri.

“Budidaya kakap putih mulai kami rintis pada tahun 2022. Tahun 2023 kami mulai mendapatkan bantuan pembibitan dan pendampingan. Awalnya kami mencoba menebar 500 ekor benih kakap putih dan berhasil menghasilkan sekitar 210 kilogram ikan. Dari situ kami semakin yakin untuk mengembangkan usaha budidaya ini,” ujar Amran.

Keberhasilan awal tersebut mendorong kelompok untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas budidaya. Mereka kemudian mendapat kepercayaan untuk mengembangkan 3.000 ekor benih kakap putih berukuran 8-10 sentimeter yang juga berhasil memberikan hasil ekonomi bagi kelompok.

Baca Juga :  PT Timah Berbagi Keceriaan Ramadan Bersama Anak-anak Yatim dan Piatu di Bangka Barat

Meski demikian, perjalanan budidaya kakap putih tidak selalu berjalan mulus. Keterbatasan pengetahuan, mahalnya biaya pakan, hingga faktor cuaca menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Menurut Amran, dukungan PT TIMAH sangat membantu kelompok untuk tetap bertahan dan melanjutkan budidaya. Bantuan pakan yang diberikan perusahaan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha mereka.

“Kami pernah menghadapi kendala besar, terutama saat cuaca panas ekstrem pada tahun 2025. Saat itu kami juga memiliki keterbatasan alat untuk mengukur suhu air tambak. Namun PT TIMAH terus mendampingi kami sehingga kami tetap semangat untuk belajar dan mengembangkan budidaya ini,” katanya.

Seiring perkembangan teknologi budidaya perikanan, Pokdakan Tuah Bersatu kini juga mulai mengembangkan sistem bioflok. Menurut Amran, metode ini dinilai lebih efektif karena dapat membantu mengurangi berbagai tantangan yang selama ini dihadapi dalam budidaya tambak, terutama pada fase pembesaran benih.

“Zaman terus berkembang dan kami juga harus menambah ilmu. Dengan sistem bioflok, pengelolaan benih menjadi lebih efektif dan beberapa tantangan di tambak bisa diminimalkan. Saat ini kami masih terus belajar untuk mengembangkan metode tersebut,” tambahnya.

Amran mengakui peran PT TIMAH sangat besar dalam perkembangan kelompoknya. Mulai dari pembenahan lokasi budidaya, bantuan benih, pakan, hingga pendampingan usaha diberikan secara berkelanjutan melalui program CSR perusahaan.

Baca Juga :  Didepan Pemerintah Amerika Serikat, Fary Francis Tegaskan Komitmen Prabowo Jadikan Batam Tujuan Investasi Dunia

“Kalau kami melihat ke belakang, awalnya kami hanya punya cerita dan keinginan. Sekarang lokasi budidaya sudah produktif. Apa yang menjadi cita-cita kelompok sudah sekitar 70 persen terwujud. Alhamdulillah, PT TIMAH benar-benar membantu kami untuk berkembang,” ungkapnya.

Ia mengatakan, keberadaan usaha budidaya kakap putih juga memberikan tambahan penghasilan bagi anggota kelompok. Selain melaut, para nelayan kini memiliki sumber pendapatan alternatif yang membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Tidak hanya mendukung budidaya kakap putih, PT TIMAH juga membina berbagai kelompok masyarakat lainnya di Desa Sawang Laut, seperti kelompok pengolahan terasi, kelompok hidroponik, kelompok peternakan unggas, bank sampah, hingga program pembibitan mangrove yang terus berkembang.

Menurut Amran, manfaat program PT TIMAH juga dirasakan secara luas oleh masyarakat Desa Sawang Laut, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan bekerja sama dengan pemerintah desa.

“PT TIMAH sudah menjadi bagian dari masyarakat Desa Sawang Laut. Banyak program yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun pembangunan desa. Harapan kami ke depan, PT TIMAH terus mendukung pengembangan sektor pertanian, kelompok wanita tani, dan berbagai potensi lainnya agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tutup Amran.(*)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker: Pengawasan Ketenagakerjaan Harus Berbasis Risiko dan Preventif
Dapur Program MBG Dilarang Keras Gunakan Gas LPG 3 Kg hingga Beras SPHP
Polsek Kandis Tangkap Dua Pencuri Kabel Grounding PLN di Siak
Bupati Asmar Pimpin Rakor Lintas Instansi, Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia dari Rangsang
Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Resmi Mengundurkan Diri, Perry Warjiyo Lepas Jabatan Gubernur Bank Indonesia
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:03 WIB

Menaker: Pengawasan Ketenagakerjaan Harus Berbasis Risiko dan Preventif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00 WIB

Dapur Program MBG Dilarang Keras Gunakan Gas LPG 3 Kg hingga Beras SPHP

Senin, 27 Juli 2026 - 16:48 WIB

Polsek Kandis Tangkap Dua Pencuri Kabel Grounding PLN di Siak

Senin, 27 Juli 2026 - 13:20 WIB

Bupati Asmar Pimpin Rakor Lintas Instansi, Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia dari Rangsang

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Berita Terbaru

Advertorial

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Senin, 27 Jul 2026 - 12:14 WIB