class="wp-singular post-template-default single single-post postid-30664 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Berita / Kepri / Kesehatan

Jumat, 3 April 2020 - 09:07 WIB

DPRD Kota Batam: Informasi soal covid-19 simpang siur

Batam – DPRD Kota Batam menyoroti pengelolaan informasi terkait virus corona atau covid-19. Mereka menilai pengelolaan informasi yang salah dapat membuat masyarakat khawatir.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho. Menurutnya Pemko Batam seharusnya memberikan informasi satu pintu terkait Covid-19. Minimal kata dia, harus ada juru bicara terkait Covid-19 di Batam

“Sekarang banyak informasi simpang siur, dan malah menambah cemas masyarakat,” ujar Udin dalam rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan Batam seperti dilansir laman batamnews.co.id,Rabu (2/4/2020).

Ia memperkirakan jika hal ini terus dibiarkan, maka dua minggu ke depan, bisa-bisa terjadi kerusuhan. Menurutnya hal itu harus diantisipasi.

Baca Juga :  Tiga anggota DPRD Batam positif virus corona

“Kalau tidak dilakukan, dua minggu ke depan bisa rusuh ini,” kata Udin

“Jangan ada dari sumber A begini pendapatnya dari B begini. Sehingga semua pendapat muncul. Harusnya ada satu pintu,” Udin menambahkan.

Informasi yang dimaksud dicontohkannya seperti data jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Batam.

Kemudian ada juga pasien 03 Covid-19 yang meninggal dunia sempat mengeluhkan pelayanan RSUD Embung Fatimah dalam percakapan pribadi dengan kerabatnya, dan menjadi viral.

Udin menilai jika pola komunikasi ini masih amburadul, maka akan tambah meresahkan masyarakat.

“Kami (DPRD) juga minta pelayanan di RSUD kalau bisa ditingkatkan lagi. Kalau bisa yang PDP negatif dipublikasikan. Biar tak jadi pertanyaan di masyarakat,” ujarnya di depan forum rapat koordinasi terkait penanganan Covid-19 di DPRD Batam, kamis (2/4/2020).

Baca Juga :  Bupati Karimun Perketat keluar masuk orang ke Karimun

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, informasi mengenai hasil tes swab Covid-19 ini berada pada Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Batam.

Dan untuk hasil PDP yang negatif, Ia mengakui bukan kewenangannya untuk mempublikasikan hasil tersebut.

“Secara etis, kami tidak bisa umumkan, perlu juga kami pastikan, apakah boleh atau tidak,” ujar Didi. “Kami mohon maaf, kedepan ini bisa jadi catatan, dan diupayakan,” kata Didi.**

Share :

Baca Juga

Berita

Breaking News: Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Kawasan Enggano Bengkulu

Ekonomi

Disperindagkop Rintis Serrifikasi Halal Produk IKM

Berita

Wabup Karimun Hadiri Rakor Desk Pilkada

Advertorial

Batam Sukses Raih Penghargaan Kota Layak Anak 2025 dari Kementerian PPPA RI

Berita

Rapat Konsolidasi 20 Cabor Tegaskan Dukungan Kepada Bocank Tak Akan Berubah

Batam

Polda Kepri Respon Cepat Aksi Perusakan Pembangunan Gereja GUPDI Batam

Batam

KONI Batam dan HIPMI Kepri Bagikan Puluhan Paket Sembako dan Takjil Gratis

Featured

Jaksa Selidiki Penjualan Lahan Hutan Lindung Selatmi Moro
error: Content is protected !!