class="wp-singular post-template-default single single-post postid-32779 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / DPRD / Karimun / Kepri

Kamis, 2 April 2020 - 21:26 WIB

Covid 19, APBD Tahun Anggaran 2020 Digeser

Karimun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun akan mengambil sejumlah langkah strategis dalam menanggulangi pandemi corona virus disease 2019 (covid-19). Salah satunya adalah akan menggeser sejumlah pos anggaran dalam APBD tahun anggaran 2020.

Beberapa pos anggaran yang akan digeser Pemkab Karimun, diantaranya anggaran Pilkada yang sudah dialokasikan dalam APBD 2020. Kemudian, anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) pejabat dan pegawai Pemkab Karimun. Selanjutnya, anggaran yang bersifat seremonial dan seminar juga akan dialihkan untuk penanggulangan corona.

“Pemerintah Daerah Karimun akan melakukan penggeseran anggaran di APBD 2020 dalam penanggulangan covid-19 di Kabupaten Karimun,” ujar Bupati Karimun usai menerima kunjungan Kajari Karimun, Rahmat Azhar beserta jajaran di kantornya, Kamis (2/4/2020).

Aunur Rafiq mengatakan, sebelum pihaknya melakukan kebijakan penggeseran anggaran tersebut, Pemkab Karimun terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kejari Karimun sekaligus meminta Kejari untuk melakukan pendampingan terkait kebijakan itu.

Baca Juga :  Bupati Karimun Bahas Investasi Perusahaan Kundur Nusantara Investment

“Tadi kami sudah rapat dengan Pak Kajari beserta jajaran terkait penggeseran anggaran dalam APBD untuk penanggulangan covid-19 di Kabupaten Karimun. Kita minta Kejari Karimun dan BPKP Kepri untuk melakukan pendampingan,” ungkapnya.

Aunur Rafiq mengatakan, pihaknya berupaya melakukan penggeseran anggaran semaksimal mungkin, untuk kegiatan fisik yang bisa digeser sekitar Rp12 miliar. Sedangkan, dana perbantuan masih dalam pembahasan. Dia berasumsi anggaran di luar fisik juga diatas Rp10 miliar.

Untuk kegiatan non fisik, yang akan digeser nantinya adalah anggaran untuk pos bantuan bencana, apakah nanti dalam bentuk pembagian sembako, dana-dana operasional dari seluruh tim yang ada nanti juga akan digeser.

“Mungkin sebagian petunjuk yang sudah dapat ke kami adalah adanya kegiatan penundaan pilkada. Dana pilkada itu nanti akan kami geser untuk bantuan. Kami juga akan menyisir untuk pos-pos yang lain, termasuk nantinya pos perjalan dinas dan kegiatan-kegiatan seremonial, seminar akan digeser untuk kegiatan penanggulangan covid-19,” tuturnya.

Baca Juga :  Bupati Karimun Resmi Membuka Turnamen sepak bola Kundur Utara Cup

Aunur Rafiq akan melakukan langkah cepat. Penggeseran anggaran itu nanti akan digunakan untuk pembangunan ruang isolasi yang ada di RSUD M Sani yang awalnya untuk gedung IGD, namun nantinya akan digunakan untuk ruang isolasi pasien corona.

Terkait rencana penggeseran anggaran tersebut, Bupati Karimun selaku eksekutif juga telah melakukan koordinasi dengan DPRD Karimun selaku pihak eksekutif.

“Kami hanya memberikan surat pemberitahuan kepada DPRD, sesuai dengan petunjuk dan aturan yang berlaku. Sifatnya hanya koordinasi dan konsultasi kepada dewan dan ini sedang berproses,” pungkasnya.*

(aidy)

Share :

Baca Juga

Featured

DPRD Karimun Dinilai Abaikan Kepentingan Masyarakat

Berita

Satpolairud Polres Karimun Selamatkan Nelayan di tengah laut saat kapal bocor akibat Cuaca tidak bersahabat

Berita

Penegakan Disiplin Personil : Kapolres Meranti AKBP Kurnia Setyawan Memimpin Kegiatan Gaktibplin

Berita

Cek Disiplin Aparatur dan Pelayanan Publik, Wakil Bupati Meranti Sidak Kantor Camat dan Puskesmas Tebingtinggi Barat 

Batam

Tahun 2029 Masyarakat Batam Akan Nikmati Batam Sebagai Kota Modern

Featured

Jabatan Ketua DPRD Karimun Masih Kosong

Batam

Rudi Gesa Penyelesaian Kampung Tua dan KSB di Batam

Berita

Tak Kenal Siang Malam, Selama 5 Hari Vaksinasi Polda Riau Suntikkan 342.574 Dosis Vaksin
error: Content is protected !!