M Firmansyah: Keluarga Pasien Positif Corona

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2020 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Kepala Dinkes Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, mengatakan hingga saat ini di Kepri, ada 39 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 144 orang dalam pemantauan (ODP).

“Dari Januari hingga sekarang di Kepri ada 39 PDP. Dan dari 39, tiga kasus positif. Di Batam, perempuan usia 51 tahun. Di Karimun, laki-laki usia 45 tahun,” ungkapnya.

Laki-laki penderita Covid-19 di Karimun ini sebelumnya bepergian ke Malaysia dan kembali ke Karimun pada 9 Maret lalu. “Mulai terasa gejala pada tanggal 13 (Maret). Ditetapkan PDP pada tanggal 14 (Maret). Sampelnya diambil dan hari ini (kemarin, red) diumumkan positif oleh Juru Bicara Covid-19 nasional. Pasien ini diisolasi di RS HM Sani,” paparnya.

Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Karimun, M Firmansyah, menambahkan keluarga pasien positif corona yang masih berstatus suspect saat ini dikarantina. Sedangkan yang negatif tidak dikarantina.

Baca Juga :  Ketua DPRD dampingi Bupati Karimun Vicon Penanganan Covid-19

“Yang kontrak erat sekali, termasuk keluarga, juga dilakukan pemeriksaan swab. Walaupun tidak menunjukkan sakit,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan langkah penelusuran kepada masyarakat masyarakat yang mungkin pernah kontak erat dengan pasien positif ini. Mereka masuk kategori ODP. Jika terjadi sesuatu, maka dilakukan tindakan medis.

Ia mengatakan, pasien positif corona di Karimun mempunyai riwayat penyakit lama, yakni batuk-batuk. Pasien tersebut bekerja di Malaysia dan pulang ke Karimun pada Senin (9/3). Kemudian pada Kamis (12/3) lalu pasien melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD M Sani.

“Sebenarnya, pasien sudah lama sakit. Dan, saat batuk darah langsung melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD M Sani,” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Karimun: Penyebaran Covid-19 terkendali dengan baik

Adapun untuk pasien pertama penderita Covid-19 di Tanjungpinang, menurut Tjetjep Yudiana, mulai membaik. “Di Pinang sudah mulai membaik. Ia tetap diobservasi dan diobati untuk penyakitnya. Kalau untuk Covid-19 belum ada obatnya, tapi ia menderita hipertensi. Hipertensi itu yang kita obati,” ujarnya.

Tjetjep juga menyebutkan, ada dua orang peserta tablig akbar yang digelar di Malaysia pada akhir Februari lalu masuk dalam status PDP.

“Keduanya merupakan pria dan dalam pengawasan. Tercatat sama kami dari acara tablig akbar di Malaysia. Dua-duanya status PDP. Satu di Tanjungpinang dan satu lagi di RS Tanjunguban,” jelasnya.**

(aidy)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Gede Adi Pimpin Hari Juang Polri 2026 di Meranti, Dorong Personel Perkuat Pelayanan Humanis
DPC Partai Demokrat Anambas Dukung Indonesia Asri, Laksanakan Gerakan Langit Biru Sambut HUT ke-25
Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky Bos Planet Batam, Buru Sampai ke Singapura
Bea Cukai Bengkalis dan Polri Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia Jalur Laut
Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti
Pemkab Meranti Terima Penghargaan Mitra Kerja Kementerian Hukum 2026, Komitmen Perkuat Pelayanan Hukum
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Kapolres Gede Adi Pimpin Hari Juang Polri 2026 di Meranti, Dorong Personel Perkuat Pelayanan Humanis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:00 WIB

DPC Partai Demokrat Anambas Dukung Indonesia Asri, Laksanakan Gerakan Langit Biru Sambut HUT ke-25

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky Bos Planet Batam, Buru Sampai ke Singapura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Bea Cukai Bengkalis dan Polri Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia Jalur Laut

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau

Berita Terbaru

error: Content is protected !!