Segera Serahkan Pelaku, Atau Siap Perang Dengan Bea Cukai

- Jurnalis

Selasa, 19 Januari 2021 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam menyayangkan atas tindakan yang dilakukan Bea Cukai pasca insiden penembakan terhadap Haji Permata.

Hal ini disampaikan Ketua KKSS Kota Batam, Masrur Amin saat audensi di Aula Kanwil DJBC Khusus Kepri mengatakan, tidak semestinya ada penembakan sehingga menewaskan saudara kami Haji Permata.

Bukan itu saja katanya, dari pihak Bea Cukai tidak ada rasa belasungkawa sedikit pun kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kami peringatkan kepada pihak DJBC Khusus Kepri agar segera menyerahkan pelaku pembunuh itu kepada pihak yang berwenang. Kalau tidak, kami akan menyatakan siap perang dengan Bea Cukai. Apapun kami pertaruhkan”, tegas Masrur

Baca Juga :  Pasca Penembakan Haji Permata, Polda Riau Periksa Enam Orang Petugas Bea Cukai

”Nyawa dibayar nyawa, darah dibayar darah. Kami orang Bugis Makasar tidak takut, tidak akan pulang sebelum berhasil”, ucapnya lantang Selasa (20/1/2021).

Kendati demikian, semestinya bapak sebagai pimpinan, datang ke Batam dan minta maaf kepada keluarga korban sebagai tanda belasungkawa, bukan malah membuat statmen dengan menyebar rilis bohong yang menyebar di media sosial,” terangnya.

Menurut dia, selesai ini, jangan ada lagi postingan di media sosial, jangan ada lagi press release dari Bea Cukai. Jangan ada yang salah ditutupi dengan alibi-alibi

Baca Juga :  Bea Cukai Kepri Gelar Giat Customs Goes To School

“Seharusnya bapak sebagai pimpinan, datang ke Batam, minta maaf kepada keluarga korban sebagai tanda belasungkawa. Apapun alasannya, tembak mati tidak bisa dibenarkan,” sambungnya.

Menyikapi hal tersebut, Kakanwil DJBC Khusus Kepri Agus Yulianto berjanji mengungkap kasus ini jikalau ada kesalahan didalam penindakan.

“Saya siap bertanggung jawab sebagai pimpinan jika nantinya dinyatakan bersalah dalam penindakan, dan bahkan saya siap dicopot dari jabatan serta dipecat,” ungkap Agus.***

(ura/ronal)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons BP Batam Soal Air Keruh Di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan Dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi
Dukung Kesehatan Masyarakat, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Warga di Wilayah Operasional
Seleksi Program Kelas Beasiswa PT TIMAH Berlanjut, 36 Peserta Jalani Tes Kesehatan di Tiga Wilayah Operasional
Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
Pastikan Akurasi Data Sensus, Wabup Bengkalis Buka Pelatihan Petugas SE2026
Lewat Program JALUR, Polres Meranti Salurkan Sembako dan Dukung Pendidikan Anak Pesisir
TIM RAGA Polres Meranti Gencarkan Patroli Antipremanisme, Kamtibmas Tetap Kondusif
Wabup Bengkalis Bagus Santoso Pimpin Apel Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:06 WIB

Respons BP Batam Soal Air Keruh Di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan Dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:49 WIB

Dukung Kesehatan Masyarakat, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Warga di Wilayah Operasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:46 WIB

Seleksi Program Kelas Beasiswa PT TIMAH Berlanjut, 36 Peserta Jalani Tes Kesehatan di Tiga Wilayah Operasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:33 WIB

Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:06 WIB

Pastikan Akurasi Data Sensus, Wabup Bengkalis Buka Pelatihan Petugas SE2026

Berita Terbaru