class="wp-singular post-template-default single single-post postid-35320 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Berita / Karimun / Kepri / Law / Liputan Bea Cukai / Nasional / Video

Selasa, 19 Januari 2021 - 16:23 WIB

Segera Serahkan Pelaku, Atau Siap Perang Dengan Bea Cukai

Karimun – Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam menyayangkan atas tindakan yang dilakukan Bea Cukai pasca insiden penembakan terhadap Haji Permata.

Hal ini disampaikan Ketua KKSS Kota Batam, Masrur Amin saat audensi di Aula Kanwil DJBC Khusus Kepri mengatakan, tidak semestinya ada penembakan sehingga menewaskan saudara kami Haji Permata.

Bukan itu saja katanya, dari pihak Bea Cukai tidak ada rasa belasungkawa sedikit pun kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kami peringatkan kepada pihak DJBC Khusus Kepri agar segera menyerahkan pelaku pembunuh itu kepada pihak yang berwenang. Kalau tidak, kami akan menyatakan siap perang dengan Bea Cukai. Apapun kami pertaruhkan”, tegas Masrur

Baca Juga :  Potensi Pertanian Kepri Berorientasi Ekspor

”Nyawa dibayar nyawa, darah dibayar darah. Kami orang Bugis Makasar tidak takut, tidak akan pulang sebelum berhasil”, ucapnya lantang Selasa (20/1/2021).

Kendati demikian, semestinya bapak sebagai pimpinan, datang ke Batam dan minta maaf kepada keluarga korban sebagai tanda belasungkawa, bukan malah membuat statmen dengan menyebar rilis bohong yang menyebar di media sosial,” terangnya.

Menurut dia, selesai ini, jangan ada lagi postingan di media sosial, jangan ada lagi press release dari Bea Cukai. Jangan ada yang salah ditutupi dengan alibi-alibi

Baca Juga :  Polda Kepri Terima Laporan Soal Dugaan Pembunuhan Haji Permata

“Seharusnya bapak sebagai pimpinan, datang ke Batam, minta maaf kepada keluarga korban sebagai tanda belasungkawa. Apapun alasannya, tembak mati tidak bisa dibenarkan,” sambungnya.

Menyikapi hal tersebut, Kakanwil DJBC Khusus Kepri Agus Yulianto berjanji mengungkap kasus ini jikalau ada kesalahan didalam penindakan.

“Saya siap bertanggung jawab sebagai pimpinan jika nantinya dinyatakan bersalah dalam penindakan, dan bahkan saya siap dicopot dari jabatan serta dipecat,” ungkap Agus.***

(ura/ronal)

Share :

Baca Juga

Karimun

Bupati Lepas Tim PS Telaga Harapan Ikuti Liga U-16 Tingkat Nasional

Ekonomi

Rakor Inflasi, Mendagri Minta Waspada Kenaikan Harga Pangan

Bengkalis

Bea Cukai dan Polda Riau Amankan 6,9 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate di Pekanbaru

Batam

KPU BC Batam Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 1,3 Miliar

Featured

Lima Orang Napi Ikuti UNPK Paket A Di Rutan

Kepri

Arif Fadillah Digadang-gadang Menjadi Sekda Kepri Definitif

Advertorial

Batam – Singapura Bahas Kelanjutan Kerja Sama Kawasan Industri Berkelanjutan

Nasional

Arus Balik, Ratusan Sepeda Motor Menyeberang dari Sumatera
error: Content is protected !!