Bupati Karimun Tinjau Lokasi Pembakaran Limbah Medis B3 RSUD Muhammad Sani

- Jurnalis

Jumat, 9 Juli 2021 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Karimun Aunur Rafiq  meninjau langsung lokasi pembakaran limbah medis berbahaya dan beracun (B3) RSUD Muhammad Sani Karimun, kepulauan Riau, Jum'at (09/07/2021).F.Komhumas.

Bupati Karimun Aunur Rafiq meninjau langsung lokasi pembakaran limbah medis berbahaya dan beracun (B3) RSUD Muhammad Sani Karimun, kepulauan Riau, Jum'at (09/07/2021).F.Komhumas.

Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq meninjau langsung lokasi pembakaran limbah medis berbahaya dan beracun (B3) RSUD Muhammad Sani Karimun, kepulauan Riau, Jum’at (09/07/2021).

Limbah medis yang dikategorikan limbah berbahaya dan beracun (B3) itu dilakukan pembakaran setiap hari dikeluhkan warga yang tinggal di Perumahan Bellavista yang berlokasi tepat di belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

“Kami sudah hidup di perumahan ini selama 3 tahun dan selama ini kami dan masyarakat di sini pernah menyampaikan keluhan ini beberapa kali kepada pihak manajemen RSUD M. Sani, namun belum ada titik temu, Kami hanya ingin Hidup Sehat,” ungkap Suhendri Ketua Mushola Perumahan Bellavista.

Baca Juga :  Bupati Karimun Kunjungi Pelatihan Tenun Songket Desa Prayun

Menanggapi hal ini yang menyangkut kesehatan dan kenyamanan masyarakat setempat, Bupati Karimun mengadakan pertemuan langsung untuk mencari solusi bersama warga perumahan tersebut.

Sementara itu Bupati karimun Aunur Rafiq mengatakan, kita sangat menghargai dan menghormati kehidupan sosial masyarakat, kondisi hari ini sudah terjadi perubahan-perubahan dimana mesin pembakar limbah ini sudah berdampingan dengan pemukiman masyarakat, tentunya harus kita cari solusinya yaitu kita pindahkan, mesin ini akan kita pindahkan ke sememal di TPA kita dan kita akan bentuk unit pengelolahan limbah di sana.

“Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat, mereka dapat memahami dan menerima bahwa kita meminta waktu 6 bulan kedepan untuk kita lakukan pemindahan mesin ini,” ujar janji Rafiq.**

Baca Juga :  Bupati Karimun Hadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Karimun

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Kepri Hadiri Konferensi Pers TNI AL Pengungkapan Penyelundupan 1.3 Ton Ketamin di Perairan Batam
Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot
Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita
Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun
Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Kapolda Kepri Hadiri Konferensi Pers TNI AL Pengungkapan Penyelundupan 1.3 Ton Ketamin di Perairan Batam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:26 WIB

Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun

Berita Terbaru