class="wp-singular post-template-default single single-post postid-5698 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured / Gaya Hidup / Kesehatan

Rabu, 15 Maret 2017 - 13:41 WIB

Skip Challenge DiLarang Oleh Wali Kota Batam

Liputankepri.com,Batam – Wali Kota Batam Kepulauan Riau Muhammad Rudi akan mengeluarkan Surat Edaran kepada seluruh sekolah negeri di kota itu terkait dengan maraknya “skip challenge” atau tantangan pingsan yang kini tengah menjadi tren di kalangan remaja.

“Kami akan membuat Surat Edaran terkait itu, nanti Kepala Dinas Pendidikan yang akan menyusun,” kata Wali Kota Muhammad Rudi di Batam, Selasa (14/3/2017).

Tantangan Pingsan dilakukan beberapa anak dengan cara menekan dada secara kuat, sehingga aliran oksigen ke otak berhenti sesaat, menimbulkan efek pingsan. Tidak hanya pingsan, tantangan itu juga bisa menyebabkan kematian.

Ia mengimbau anak-anak untuk menjauhi Tantangan Pingsan karena membahayakan kesehatan dan bertentangan dengan nilai-nilai agama.

Wali Kota juga meminta para guru, terutama guru Agama untuk lebih melakukan pendekatan kepada anak-anak agar menjauhi berbagai tindakan yang tidak sesuai dengan ajaran agama.

“Saya titip kepada guru agama untuk menjelaskan mana yang haram, ajarkan agar semua yang diberikan Tuhan dinikmati baik-baik. Sampaikan kepada mereka, agar jangan menantang kematian, jalani hidup sesuai yang diajarkan di Alquran untuk yang muslim, Alkitab bagi yang Kristen,” kata dia.

Rudi juga berencana mengadakan apel pagi di beberapa sekolah untuk menyampaikan secara langsung kepada siswa tentang bahaya melakukan Tantangan Pingsan.

Direktur RSUD Embung Fatimah Kota Batam, Gunawan menyatakan tantangan itu sangat berbahaya bagi kesehatan dan kecerdasan manusia.

“Kalau oksigen terhenti ke otak, maka bisa terjadi kerusakan pada sel otak, yang mempengaruhi kualitas SDM,” kata dia.

Bahkan, kalau berlebihan, maka bisa menyebabkan pendarahan di otak yang menyebabkan kematian.

Sementara itu, video tantangan pingsan, atau Passout Challenge atau Skip Challenge marak di media sosial.

Dalam video itu, nampak tantangan dilakukan di lingkungan sekolah, oleh anak-anak berbaju seragam putih abu-abu, pramuka, dan olahraga sekolah, ada pula yang dilakukan anak-anak berusia SD yang mengenakan baju bebas.Anak yang melakukan tantangan pingsan itu, akan pingsan beberapa saat.(Ant)

Share :

Baca Juga

Batam

SAPMA Pemuda Pancasila Berbagi Takjil dan Masker

Featured

Kelurahan Rimba Sekampung Gelar Lomba Sekolah Ramah Anak

Batam

30 Hari Tidak Ada Jawaban Dari Gubernur,Penyidik Jemput Paksa Oknum Anggota Dewan Natuna Kasus Dugaan Pencabulan

Featured

Peringati Hari Bhayangkara Ke-77, Polsek Tambang Rutin Berikan Bansos Kepada Warga Kurang Mampu

Batam

MenPAN Bahas Lanjutan Pembangunan Mal Public Service Batam

Featured

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Majalengka

Featured

Dukung Program Pemerintah, Koperasi Merah Putih Desa Centai Akan Adakan Pelatihan UMKM Gratis Pada Masyarakat

Batam

Jelang Operasi Gempur Rokok Ilegal, Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Bea Cukai Batam
error: Content is protected !!