class="wp-singular post-template-default single single-post postid-7443 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Nasional / Riau

Jumat, 28 April 2017 - 18:42 WIB

Istri Kapolda Riau Apresiasi Batik Bono

Liputankepri.com,Pangkalan Kerinci – Istri Kapolda Riau, Ny. Milawati Zulkarnain mengunjungi rumah batik andalan binaan program Community Development PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Jumat (27/4/2017), di BPPUT, Pangkalan Kerinci, Pelalawan.

Dalam kunjungannya Ketua Bhayangkari Polda Riau ini mengagumi hasil karya batik dengan kecenderungan warna yang berani, eye-catchy dan motif artistik yang terinspirasi dari alam.

“Saya lihat batiknya cenderung full color ya, berani warnanya, dengan ciri khas motif ombak bono, dedaunan, ada akasia, timunsuri, dan sebagainya. Semoga kerajinan batik ini semakin maju di bawah binaan Ibu Rina, dan pengrajinnya semakin bertambah,” kata Milawati yang didampingi Ketua Ikatan Wanita Riau Andalan (IWARA) sekaligus pembina Rumah Batik Andalan, Azrina Rudi Fajar, Ketua Bhayangkari Pelalawan, Ny. Imelda Arie Wibowo dan Manajer CD RAPP, Sundari Berlian.

Milawati juga terlihat antusias dan mengajak rumah batik andalan untuk berkolaborasi mengkreasikan batik menjadi busana modern yang bisa dipakai untuk acara formal maupun non formal.

“Batik memang menjadi ciri khas bangsa Indonesia, budaya masing-masing daerah itu bisa dimunculkan melalui batik, dan hasil kerajinan ini bisa dibawa ke dunia internasional bersama pihak kementerian terkait untuk diperkenalkan di negara lain,” ujarnya.

Selain mengapresiasi dan membeli sejumlah kain batik hasil karya para ibu rumah tangga binaan di sekitar Pangkalan Kerinci ini, Milawati juga memberikan masukan terhadap batik andalan.

Milawati Zulkarnain : Saya lihat batiknya cenderung full color ya, berani warnanya, dengan ciri khas motif ombak bono, dedaunan, ada akasia, timunsuri,

“Untuk pilihan bahan, saya rasa bisa ditambah dengan bahan lain, seperti bahan dobi, silk atau bahan kain lainnya, agar tidak monoton, tapi saya kagum, apalagi setelah melihat langsung, ternyata sulit juga membuat satu karya batik,” sarannya.

Namun demikian, Milawati juga mengajak masyarakat agar dapat menghargai kerajinan batik, sebab selain hasil karya yang bagus, proses pembuatan batik ternyata tidak mudah, karena banyak tahapan yang harus dilakukan guna mendapatkan hasil terbaik dan butuh ketekunan dan kesabaran dari pengrajinnya.

Sementara itu, Ketua IWARA, Azrina Rudi Fajar menyambut baik kunjungan istri Kapolda Riau beserta pengurus dan anggota Bhayangkari Polda Riau dan Polres Pelalawan ke Rumah Batik. Ia berharap dengan ada dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari ibu bhayangkari dapat semakin memperkenalkan pesona batik bono ke dunia luar.**

 

Reporter : Zuin

Editor      : Paan

Share :

Baca Juga

Riau

Lapas Bengkalis Bakal Dibangun Blok Hunian Baru

Berita

Peringati Hari Bhayangkara, Kapolres Lakukan Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Berita

Melaju ke Semifinal Piala Gubernur, Laga Penutup Group D Meranti Pesta 6 Gol ke Gawang Inhil

Kep Meranti

Pengerjaan Program SPLAD-S Dari Aspirasi DPR- RI Ir. Effendy Sianipar Tahun 2022 Diduga Asal Jadi

Featured

Buaya Sungai Apung Kembali Memangsa Warga Desa Kepau Meranti

Kep Meranti

Hidayat Pimpin KONI Meranti Periode 2026-2030, Wabup Muzamil Tekankan Kekompakan dan Prestasi

Featured

Rumah Warga Banglas Di lalap Si jago Merah

Featured

Karimun Darurat Narkoba, Sebagian Besar Dipasok dari Malaysia
error: Content is protected !!