300 Ribu PNS Bakal di Rasionalisasi.

- Jurnalis

Sabtu, 21 Mei 2016 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Pemerintah Kota Batamj mengaku belum mengetahui adanya rencana dari Kemendagri untuk merasionalisasi (memangkas,red) 300 ribu Pegawai Negeri Sipil (PNS) se-Indonesia pada tahun 2017.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan hingga kini, secara resmi belum ada pemberitahuan mengenai kebijakan Mendagri tersebut.

Namun begitu, Amsakar meyakini kebijakan tersebut tidak akan membuat persoalan baru, berapapun formasi pegawai negeri sipil (pns) nantinya.

Ia optimis hal itu tidak akan berpengaruh, asalkan ‎bisa diimbangi dengan cara meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM yang ada nantinya.

“Kan bisa dioptimalisasi. Kalau di organisasi dulu, saat saya masih jadi pegawai, ada istilah miskin struktur Kaya fungsi. Kalau struktur sedemikian ramping, maka satu unit yang awalnya kerjakan satu tugas, nanti bisa jadi kerjakan tiga sampai lima tugas. Kalau Kaya struktur, satu unit kerjakan satu tugas, selepas itu selesai ya sudah. Jadi, soal berapa formasi pegawai sebetulnya nggak ada persoalan,” tutur Amsakar.

‎Namun demikian, ia mengakui spirit yang ada di Pemko Batam saat ini adalah memberikan kesempatan besar untuk orang bisa bekerja.

Sedangkan kebijakan Kemendagri justru untuk efisiensi.

Secara pribadi ia sendiri mengungkapkan akan mengambil kesempatan tersebut, seandainya nilai pensiun dini yang diberikan sesuai.

“Kalau saya jadi pegawai, saya manfaatkan itu, asal sesuai. Misalnya kalau golongan empat Rp 500 juta, saya ambil itu. Tapikan sudah ditakdirkan jadi PNS ini lebih sedikit saja dari UMK. Kecuali kalau mau lebih, Pegawai harus loncat ke zona lain,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mulai 2017 pemerintah akan memangkas jumlah pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 300.000 orang.

Pengurangan ini bagian dari rasionalisasi secara bertahap aparatur sipil negara (ASN) hingga 2019 mendatang.

Ditargetkan pada 2019 nanti, ada sekira 1 juta PNS yang telah diberhentikan. Setelah penataan ini maka jumlah akhir PNS diharapkan hanya sekira 3,5 juta orang.

“Tahun 2017 pemerintah berencana mulai melakukan rasionalisasi sebanyak 300.000 pegawai,” ujar Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Setiawan Wangsaatmadja di Jakarta.

Sebelum pemangkasan dimulai, tahun ini pemerintah melakukan beberapa langkah seperti pemetaan dan menyiapkan payung hukum serta anggaran. Rasionalisasi PNS ini dilakukan karena anggaran untuk membayar pegawai dinilai sangat tinggi.

“Penataan pegawai diperlukan dalam menghadapi tantangan global, kompetisi antarnegara, dan perkembangan teknologi informasi dan digital yang sangat cepat,” jelasnya.

Rasionalisasi juga dilatarbelakangi komposisi PNS saat ini yang timpang. Pegawai yang menempati jabatan fungsional umum (JFU) lebih mendominasi dibandingkan dengan jumlah guru, medis, ataupun jabatan fungsional tertentu (JFT).

Jumlah JFU diketahui sebanyak 1.906.306 orang atau 42 persen dari total PNS sebanyak 4.517.126 orang.

Jumlah guru 1.726.991 orang, medis 31.174 orang, dan paramedis 307.953 orang. Adapun pegawai di JFT 219.853 dan jabatan struktural 324.849 orang.

”Dengan banyaknya JFU ini, belanja pegawai menjadi terus meningkat dari tahun ke tahun yang tentunya akan berakibat pada kondisi fiskal.”

”Hal ini belum ditambah dengan beban pembayaran kepada para pensiunan yang jelas-jelas mereka tidak produktif,” jelasnya.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
Panglima Harian Majelis Pimpinan Pusat Kunker ke LMBN Nusantara Batam
Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo
Kapolda Kepri Pimpin Groundbreaking Pembangunan Gedung Serba Guna Polda Kepri Tahun Anggaran 2026
Sidang Adat LAM Kepri Usir Penghina Bangsa Melayu dari Kota Batam
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:42 WIB

Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:49 WIB

Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:15 WIB

Panglima Harian Majelis Pimpinan Pusat Kunker ke LMBN Nusantara Batam

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:04 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

Berita Terbaru