class="wp-singular post-template-default single single-post postid-959 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Tanjungpinang

Kamis, 28 Juli 2016 - 12:57 WIB

Akhirnya,Mantan Wakil Ketua DPRD Batam Masuk Penjara

Liputankepri.com,Tanjungpinang – Mantan Wakil Ketua DPRD Batam Aris Hardy Halim akhirnya harus merasakan pengapnya sel penjara. Setelah diperiksa penyidik kejaksaan Tinggi Kepri sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial APBD Batam tahun 2011. Kamis (28/7/2016), Aris langsung ditahan oleh penyidik.

Di sel tahanan, Aris yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan terhadap Persatuan Sepakbola (PS) Batam yang dipimpinnya, kala itu, akan bergabung dengan dua tersangka lain yang sudah ditahan sebelumnya.

Aris yang mengenakan kemeja kotak-kotak dan bercelana jins ini memenuhi panggilan penyidik Kejati untuk ke dua kalinya, kemarin. Usai diperiksa, penyidik langsung membawanya ke Rutan kelas IA Tanjungpinang.

Seperti yang dirilis Tribun Batam di Kejati, Aris didampingi pengacara saat keluar dari ruang pemeriksaan menuju mobil tahanan yang terparkir didepan pintu masuk kejari.

Ia terlihat santai dan mengedarkan senyum kepada wartawan yang sudah menunggunya. Saat ditanyai wartawan, Aris sempat menjawab bahwa dirinya siap menjalani proses hukumnya. “Ya, kita jalani semua proses hukumnya,” kata pria berkaca mata itu singkat**

Share :

Baca Juga

Featured

Giat Jumat Curhat, Wakapolres Meranti Ajak Generasi Milenial 234 SC Jaga Kondusifitas Daerah

Featured

KPPBC menuju Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Featured

Persi Kepri Dukung Penuh Pembentukan KEK Kesehatan Internasional Batam

Featured

Khuyến mãi Abc8: Cơ hội vàng cho người tiêu dùng

Featured

Panti Pijat D’Best Karimun Diduga Tempat Pelacuran Terselubung

Featured

Lamidi Gagal Dilantik Sebagai Kepala Dinas Pertanian Pemprov Kepri

Featured

Trade | Go88 – Khám Phá Thế Giới Giải Trí Đỉnh Cao và Cơ Hội Thắng Lớn | 32-2025

Featured

Bentuk Solidaritas Membela Islam, DPD-LM2R Meranti Desak Pemerintah Indonesia Boikot Produk Prancis
error: Content is protected !!