Antam Mulai Tinggalkan Pasar Ekspor Feronikel di Eropa

- Jurnalis

Rabu, 22 Juni 2016 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Jakarta – PT Aneka Tambang (Persero) Tbk memutuskan untuk mengubah jalur ekspor feronikel dari Eropa ke Asia. Hal ini berdasarkan perhitungan biaya operasional yang lebih tinggi ke Eropa dibandingkan ke Asia.

Direktur Keuangan Antam Dimas Wikan Pramudhito menjelaskan feronikel merupakan bahan setengah jadi untuk stenisil yang hanya bisa dikelola oleh negara-negara maju untuk diproduksi menjadi bahan otomotif seperti pesawat dan lain-lain.

Antam sebelumnya melakukan ekspor feronikel ke Eropa karena negara-negara maju di sana membutuhkan feronikel. Namun, karena negara-negara di Asia juga sudah mulai berkembang industrinya dan membutuhkan feronikel maka Antam mengalihkan marketnya ke Asi.

“Mengalihkan penjualan ke Asia kan karena menurunkan free cost dan turn over Asia lebih pendek. Jadi poinya adalah market di sini benefitnya lebih substansial untuk perusahan. Untuk pengiriman Eropa membutuhkan waktu 90 hari tapi ke Asia hanya 30 hari,”ujarnya di Kemang, Jakarta, Selatan, Rabu (22/6/2016).

Dimas menambahkan, besaran yang akan di ekspor ke Asia sesuai besaran produksi feronikel tahun ini sebesar 20.000 ton nikel (TNi). Hal ini, lanjut Dimas, sudah dilakukan pengiriman ekspor feronikel secara fradual ke sejumlah negara Asia seperti Jepang, Korea, Taiwan, dan China.

Semntara itu, untuk harga feronikel masih sama dengan harga di Eropa karena sudah terdetermin di LMA sebesar USD3,8-USD4 per Ib. “Jadi keuntungannya hanya dari biaya distribusi yang lama dari Eropa 90 hari menjadi 30 hari,” tandasnya.

(mrt/lk)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun
Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus
Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer
27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat
Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung
Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:21 WIB

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB

Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:00 WIB

Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:45 WIB

Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer

Selasa, 28 April 2026 - 15:35 WIB

27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat

Berita Terbaru