class="wp-singular post-template-default single single-post postid-18833 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi / Featured / Kepri / Nasional

Minggu, 22 Juli 2018 - 11:58 WIB

Arcandra Tahar Luruskan Kabar Pelepasan Aset Pertamina

Liputankepri.com,Jakarta – Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar meluruskan kabar pelepasan aset hulu minyak dan gas (migas) dan kilang PT Pertamina (Persero) yang tercantum dalam surat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

Arcandra mengatakan, dalam sebuah proyek perlu menggandeng mitra, dengan tujuan untuk meringankan beban modal keuangan untuk menggarap proyek tersebut.

Hal ini terkait dengan pembangunan proyek kilang. Dalam surat Rini, pada poin Spin-Off Unit Bisnis RU IV Cilacap dan Unit Bisnis RU V Balikpapan ke anak perusahaan dan potensi farm-in mitra di anak perusahaan tersebut yang sejalan dengan rencana Refinery Development Master Plan (RDMP).

“Sebuah joint venture itu konsepnya saya mau kembangkan teknologi handphone (HP). Untuk pengembangan butuh dana yang besar. Jadi misalnya saat ini teknologi masih i7 nanti akan dikembangkan menjadi i20, berapa dananya? Nah, di sini investor masuk setor dana untuk bikin i20. Saya setor apa? kan joint venture, tanah saya disetorkan di-value-kan dulu, itu yang dinamakan spin off ini jadi ke sini, ada value share secara bussines to bussines,” kata Arcandra, dikutip di Jakarta, Minggu (21/7/2018).

Baca Juga :  Cerita Siswa Penabur Raih Medali Emas Olimpiade Sains di Padang

Arcandra pun menegaskan, pelepasan aset yang dimaksud tidak bisa diartikan dengan menjual aset ke asing. Pasalnya, Pertamina hanya mencari mitra untuk memodali proyek yang sedang digarap dan bukan menjual aset.

“Enggak jual aset ke asing. Cara kalau dapatkan investasi pinjam, joint venture. Aset enggak diapa-apain, tapi Pertamina juga setor equity,” tutur Arcandra.

Ia kembali menjelaskan terkait kabar pelepasan aset hulu. Dia mengungkapkan Pertamina dihalalkan mencari mitra untuk menggarap blok migas yang dikelola. Hal ini untuk meringankan beban investasi dan risiko dalam melakukan pencarian migas.

Baca Juga :  Pssst!!! Jelang Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-69 Bisa Bikin Pasport Gratis Lhoo..

“Itu pemerintah berikan misalnya Blok Mahakam 100 persen, di situ dibilang Pertamina boleh cari partner. Tapi untuk masuk itu bayar enggak? Bayar. Karena untuk development butuh dana. Untuk mitigasi risiko biasanya company itu bermitra,” tandasnya.

SKK Migas Dukung Pertamina Lepas Aset

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendukung keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang menyetujui PT Pertamina (Persero) melakukan pelepasan aset hulu migas.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi, SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher mengatakan, SKK Migas menilai kebijakan Rini Soemarno tentu sudah melalui pertimbangan yang matang dan menjadi jalan terbaik.***

 

Share :

Baca Juga

Featured

Operasi Patuh Siak 2017 Polres Meranti Tindak 15 Ranmor

Kepri

Gubernur Ansar Temu Ramah Dengan Gebu Minang se-Kepri

Featured

Kepri Incar Ribuan Kapal Layar Parkir di Singapura

Karimun

Polres Karimun Ungkap Jaringan Internasional, Satu Kilogram Sabu Diamankan

Karimun

Bupati Karimun: PAUD Sebagai Aset SDM Generasi Mendatang

Karimun

Sejumlah Siswa Mempertaruhkan Nyawa Demi Menuntut Ilmu di Kabupaten Karimun

Kep Meranti

Sambut Hari Lalulintas Bhayangkara ke-67, Satlantas Salurkan Bansos dan Anjangsana Purnawirawan Polri

Featured

Bupati Karimun Buka Lomba Cerdas Cermat Tingkat SLTA Yang Diselenggarakan BI
error: Content is protected !!