class="wp-singular post-template-default single single-post postid-16051 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured / Karimun / Liputan Kriminal

Jumat, 23 Maret 2018 - 16:57 WIB

Bawa Sabu 2,5 Kg,Empat TKI Diamankan BNNP Kepri

Liputankepri.com,Batam – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengungkap tiga kasus peredaran gelap narkoba dan mengamankan 2.527 gram atau 2,5 kilogram sabu dari empat tersangka yang merupakan tenaga kerja Indonesia ( TKI).

Keempat tersangka ini diamankan dalam waktu yang berbeda, dan rata-rata sabu yang dibawa merupakan berasal dari Malaysia.

Kepala BNNP Kepri, Richard Nainggolan mengatakan, penangkapan pertama dilakukan terhadap S (28) yang diamankan di pintu keberangkatan Bandara Internasional Hang Nadim, Selasa (6/3/2018) lalu sekitar pukul 08.00 WIB oleh petugas Bea Cukai.

Dan dari tangan S, petugas mendapati 1.004 gram sabu atau 1 kilogram sabu. “Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui bahwa sabu ini diterima dari B yang hingga saat ini DPO di Batam. Sabu ini rencananya akan dibawa ke Padang dengan upah sebesar Rp 10 juta.

Baca Juga :  Babak Pertama, Denmark Vs Australia Imbang 1-1

Tapi, tersangka S baru menerima uang sebesar Rp 3 juta untuk operasional saja dari B,” kata Richard, Kamis (22/3/2018).

Selang seminggu kemudian, tepatnya, Senin (12/3/2018), petugas Bea Cukai Pelabuhan Internasional Batam Center berhasil mengamankan MP (29) yang kedapatan membawa sabu seberat 168 gram.

“Saat diinterograsi, MP datang ke Batam bersama rekannya, J (25). Kedatangan keduanya ke Batam untuk mengambil sabu dan membawanya ke Lombok sesuai perintah H (DPO) yang berada di Malaysia,” kata Richard.

J pun berhasil diamankan saat sedang antre check in di pintu keberangkatan. Dan, dari tangan J, petugas mendapati 195 gram sabu. “Kedua tersangka ini merupakan TKI yang bekerja secara tempo waktu per bulan di Malaysia.

Baca Juga :  Perompak Kapal MT Lee Boo Ditangkap Tim Gabungan WFQR Lanal Batam

Dari pengakuan keduanya, mereka sudah dua kali membawa sabu dari Malaysia,” jelas Richard. Dari hasil pemeriksaan, keduanya juga mengaku pernah berhasil membawa sabu ke Lombok dengan modus sabu tersebut dimasukkan ke anus.

“Sama dengan yang sebelumnya, di kasus kedua ini mereka menggunakan modus yang sama,” kata Richard.

Terakhir, lanjut Richard pihaknya berhasil mengamankan M (22), di pinggir jalan depan PT Snepac Batu Ampar, Batam, Kepri. Dari tangan M, petugas berhasil mengamankan 1.160 gram atau 1,1 kilogram sabu.

“M mengaku membawa sabu tersebut dari Malaysia atas suruhan A (DPO) yang berada di Malaysia. Setibanya di Batam, A akan kembali menghubungi M untuk diberikan instruksi selanjutnya,” ujar Richard.(red)

 

Share :

Baca Juga

Featured

Plt Bupati H. Asmar Buka Tanjung Bakau Cup II

Karimun

Pemkab Karimun Targetkan 3 Ribu Anak Perhari Divaksinasi

Batam

Bocah 11 Tahun Tewas di Bekas Galian Pasir

Batam

𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 𝗡𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗮𝗽𝗮𝘂 𝗣𝗼𝗹𝗱𝗮 𝗞𝗲𝗽𝗿𝗶, 𝗔𝗺𝘀𝗮𝗸𝗮𝗿 𝗧𝘂𝗿𝘂𝗻 𝗟𝗮𝗻𝗴𝘀𝘂𝗻𝗴 𝗸𝗲 𝗣𝘂𝗹𝗮𝘂 𝗞𝗮𝗿𝗮𝘀

Karimun

Sekdakab Karimun Hadiri Peresmian Sekretariat DPP LMS

Batam

Cagub Muhammad Rudi Paparkan Strategi Tingkatkan Sektor Pariwisata Kepulauan Riau

Featured

Ratusan Mahasiswa dan Pelajar Tanjungpinang Tolak Komunisme dan Radikalisme

Berita

Fraksi Partai Golkar DPRD Karimun Serahkan Bantuan untuk Tim Medis
error: Content is protected !!