Bayi 8 Bulan Asal Meranti Sakit “Aritmia” Butuh Bantuan Berobat

- Jurnalis

Sabtu, 31 Agustus 2019 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Selatpanjang – .Tepat pada minggu siang 31 Agustus 2019 sekitar pukul 13:00Wib Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Wartawan Repoblik Indonesia Bersatu (DPC.PWRI.B) Kabupaten Kepulauan Meranti Jenguk Aqil Firmansyah yang menderita Penyakit Jantung yang Mana detak Jantungnya terlalu cepat Dan tidak seperti detak Jantung Bayi seperti Biasanya.

Fadli selaku Ketua Perkumpulan Wartawan Repoblik Indonesia Bersatu (PWRI.B) Kabupaten kepulauan Meranti mengatakan Kita dapat Informasi dari Salah satu Group Organisasi Mitra VJ seorang Bayi asal dari kecamatan Tebingtinggi Timur telah dirawat Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Meranti.

Alhamdulillah tepat pukul 13:00 Kita bersama teman teman telah mendatangi rumah sakit Untuk melihat Kondisi Aqil Firmansyah yang telah dirawat diruangan Anak anak tepatnya diruangan melati III a.

Sempat berbincang bincang dengan kedua orang tua Aqil Firmansyah Dan memberi semangat kepada kedua orang tua Aqil, Kepada orang tua Aqil hendaknya selalu sabar dalam mengahadapi cobaan ini.

Untuk diketahui Aqil Firmansyah berusia Delapan bulan merupakan Putra pertama dari Bapak Herman dan Ibuk Fitri Suryani RT/RW 002.001 jalan pemuda Desa Tanjung Gadai kecamatan TebingTinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti

Sementara itu Fitri Suryani selaku Ibu Aqil Firmansyah mengatakan Baru dirawat Hari ini sekitar pukul 11:00 siang tadi, berdasarkan keterangan.dokter yang menangani dokter anak Saya harus dirujuk di rumah sakit Eka Hospital kota Pekan Baru.

Di ujung pertemuan Ketua DPC PWRI-B Fadli memberi sedikit sumbangan kepada Ibuk Fitri Suryani Untuk membantu meringankan Beban mereka.

Semoga dengan adanya sedikit bantuan ini bisa mengurangi beban Bapak dan ibu Dan dapat dipergunakan sebaik mungkin.Kata Fadli

Sementara itu Herman selaku orang tua Aqil memgucapkan banyak Terima kasih kepada rekan rekan media yang Sudah melihat secara langsung keadaan anak Saya, Dan Terima kasih juga atas bantuanya pak.

Terakhir, Diketahui penyakit langka ini juga dikenal dengan nama penyakit Aritmia,Meski aritmia asli tidak terlalu umum, jika memang terjadi kondisi ini bisa berbahaya. Pada kasus langka, aritmia jantung asli dapat menyebabkan anak pingsan atau bahkan gagal jantung. Untungnya kondisi ini dapat ditangani dengan mudah, sehingga penting untuk mendeteksi aritmia sedini mungkin.(An)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky Bos Planet Batam, Buru Sampai ke Singapura
Bea Cukai Bengkalis dan Polri Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia Jalur Laut
Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti
Pemkab Meranti Terima Penghargaan Mitra Kerja Kementerian Hukum 2026, Komitmen Perkuat Pelayanan Hukum
Bupati dan Kapolres Meranti Sambut Tim Kompolnas, Visitasi Award 2026 Resmi Dimulai
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba di Tebing Tinggi: Dua Pria Ditangkap, 22 Paket Sabu Disita

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky Bos Planet Batam, Buru Sampai ke Singapura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Bea Cukai Bengkalis dan Polri Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia Jalur Laut

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!