Anambas – Asosiasi kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Anambas telah tiba. Dibuka secara resmi oleh Bupati Aneng di Lapangan Sulaiman Abdullah, Kecamatan Siantan, Rabu (01/10/2025) dengan diikuti oleh 47 tim pesepakbola Anambas.
Pembukaan ajang pertandingan paling bergengsi se-Kabupaten Anambas itu dihadiri oleh ribuan penonton yang memperebutkan piala bergilir beserta hadiah puluhan juta rupiah.
Acara ini dimeriahkan oleh penampilan drum band SMP N 1 Siantan, dengan pawai keliling dari desa sampai kelurahan, ribuan masyarakat turut menyemarakkan ajang olahraga bergengsi ini, hingga jalanan ibukota macet parah namun semua berjalan dengan kondusif.
Antuasias penonton berteriak riuh membahana, tribun penuh sesak dengan sorak sorai saat Bupati Aneng naik ke podium memulai sambutannya. Ajang pertandingan ini bukan tentang menang kalah, tetapi sebagai momen menjalin silaturahmi antar desa dan kelurahan yang ada di Anambas. Jangan ada yang main kasar atau menciptakan keributan.
Bupati Aneng juga menegaskan bahwa, semua antar tim beserta pendukungnya merupakan saudara, kita semua bersaudara di Anambas ini, jadi jangan ada yang buat anarkis, jika sampai terjadi keributan nanti akan ditindak tegas juga akan diproses hukum.
“Jadi bermainlah dengan menjunjung tinggi sportivitas bukan dengan kekerasan,” ucap orang nomor satu di Anambas itu.
Wakil Bupati Raja Bayu juga hadir dalam pembukaan perhelatan sepak bola bergengsi se-Anambas itu, saya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya Askab ini, ini turnamen tahunan, semoga semua berjalan dengan baik,” ucap Bayu.
Sementara itu Sahtiar sebagai ketua PSSI Anambas juga sekretaris daerah menegaskan agar seluruh tim yang berlaga mengutamakan asas sportivitas dan kekeluargaan.
Panitia telah membuat aturan tegas dengan digelarnya ajang ini, dan seluruh tim telah bersepakat. Panitia independensinya terjaga, jika terjadi kekerasan main kasar maka akan di sanksi berat,” ucap Sahtiar.
Sahtar juga menjelaskan bahwa Askab PSSI Anambas telah berkoordinasi dengan pihak keamanan menggelar ajang bergengsi ini supaya tidak terjadi keributan. Jangan sampai terjadi perkelahian, pemukulan terhadap wasit juga wasit harus adil,” tegas Sahtiar.
Turnamen Askab PSSI Anambas ini adalah acara kita bersama, semoga berjalan dengan lancar, aman dan damai. Silahkan dukung timnya masing-masing. Ajang ini dijadikan sebagai seleksi atlet berbakat untuk berlaga di ajang yang lebih tinggi seperti provinsi maupun nasional.
“Mari kita dukung bersama,jadikan olahraga sebagai sarana menjalin persaudaraan,” tutup Sahtiar.**
(Raspen Gultom)








