class="wp-singular post-template-default single single-post postid-15282 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Kepri / Liputan Kriminal / Nasional

Senin, 12 Februari 2018 - 11:00 WIB

Buwas: Informasi Awal Sabu Seberat 3 Ton

Liputankepri.com,Batam – Badan Narkotika Nasional (BNN) masih menyelidiki jaringan penyelundup sabu 1 ton yang diangkut dengan kapal Sunrise Glory. Sebab, informasi awal yang diperoleh BNN, sabu itu seberat 3 ton.

 

“Ini lagi kita kembangkan dengan TNI AL, karena informasi yang kita dapat awalnya ada tiga ton. Kapal ini telah beberapa kali masuk ke (wilayah) Indonesia,” kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) di Lanal Batam, Kepulauan Riau, Minggu (11/2/2018).

Siang tadi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan juga Ketua DPR RI Bambang Soesato meninjau kapal asing pengangkut 1 tin sabu tersebut, di Lanal Batam, Kepulauan Riau.

Buwas mengatakan, BNN juga akan menjalin kerja sama dengan sejumlah negara tetangga. Kerja sama itu untuk mengungkap keberadaan dua ton sabu yang belum diketahui hingga saat ini.

“Kerja sama internasional kita bekerja terus dan ini infonya kita peroleh dari Cina. Australia juga memberi info kepada kita, termasuk Taiwan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapal Sunrise Glory ditangkap oleh KRI Sigurot-864 pada Rabu (7/2) di Perairan Selat Phillips. Kapal ini ditangkap karena melintas diluar Traffic Separation Scheme (TSS) masuk perairan Indonesia dengan mengibarkan bendera Singapura, sehingga pergerakannya mencurigakan.

Setelah ditangkap, kapal ini pun ditambatkan ke Dermaga Lanal Batam pada Kamis (8/2). Saat pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dari BNN, Lantamal Batam dan Bea Cukai Pusat, ditemukan sabu sebanyak 41 karung beras dengan perkiraan berat lebih dari 1000 kilogram. Sabu tersebut ditemukan di antara tumpukan karung beras dalam palka bahan makanan.

TNI AL Perkuat Patroli

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengapresiasi kru KRI Sigurot-864 yang menangkap kapal Sunrise Glory pengangkut sabu 1 ton. Hadi memerintahkan TNI AL agar terus menghalau penyelundupan narkoba yang melalui jalur laut

“Sesuai dengan amanat Presiden RI bahwa kita harus menindak tegas dan keras terhadap upaya-upaya untuk menghancurkan generasi penerus bangsa Indonesia. Untuk itu saya perintahkan kepada TNI AL untuk melaksanakan upaya-upaya menghalau, menyergap terhadap aksi yang dilakukan oleh pengedar narkoba,” kata Hadi.

Hadi menambahkan, penghalauan penyelundupan tersebut tidak akan terlaksana tanpa kerja sama dari pihak-pihak terkait. Terutama dukungan dari pihak Kepolisian, BNN, dan Bea Cukai.

“Tentunya hal ini harus dilakukan dengan stakeholder, di antaranya Kepolisian RI, BNN, Bea Cukai dan komponen lainnya. Sehingga upaya mereka untuk melakukan penyelundupan di wilayah NKRI bisa dihalau seperti yang kita lihat siang hari ini,” ujarnya.

Tenggelamkan Kapal Pengangkut 1 Ton Sabu

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) turut hadir bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta kapal Sunrise Glory agar ditenggelamkan. Tak hanya itu, sebagai langkah tegas, Bamsoet ingin pelaku dihukum mati.

“Apa langkah DPR? Tenggelamkan kapal ini dan hukum mati pelakunya,” tegasnya.***

 

 

 

 

 

Source:beritakini.co

Share :

Baca Juga

Featured

Pordi Kepri Gelar Liga 1 Domino Kepri Mencari Atlet Domino Menuju Kejurnas

Featured

Kapolda Riau Mutasi Tiga Pejabat Polda Riau

Anambas

Diskominfotik KKA Hadiri Acara Sosialisasi Smartfren

Batam

Brimob Polda Kepri Amankan Pengedar Sabu di Kalangan Pelajar

Batam

Batik Air Malaysia Mulai Beroperasi di Bandara Hang Nadim Batam

Batam

Rudi Sosialisasikan Pelebaran Jalan dari Batuampar Hingga Nongsa

Ekonomi

Wakil Bupati Meranti Hadiri Rapat Paripurna PAW Anggota DPRD Meranti, Abdul Rasyid Harahap Resmi Jadi Legislator

Berita

Bupati Karimun Menghadiri Penyerahan Laporan Keuangan TA 2020
error: Content is protected !!