class="wp-singular post-template-default single single-post postid-255771 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Karimun

Selasa, 30 Juli 2024 - 21:11 WIB

Congkel Kotak Amal Masjid Karimun, WNA Asal Malaysia Ditangkap Polisi

Karimun – Seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia diamankan warga usai tertangkap tangan mencongkel kotak infak di Masjid Fastabiqul Khairat, Kecamatan Tebing, Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Aksi WNA Malaysia itu terjadi pada Minggu, 28 Juli 2026, pagi.
Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut WNA asal Malaysia itu diketahui berinisial MHR (29).

“Kejadiannya hari Minggu (28/7) pagi. Warga mengamankan seorang WNA asal Malaysia berinisial MHR karena diduga hendak melakukan pencurian kotak infak,” kata Fadli, Selasa (30/7/2024).

Fadli menyebut kronologi kejadian tersebut bermula dari seorang pedagang di depan Masjid Fastabiqul Khairat mencurigai gerak gerik WNA asal Malaysia. WNA Malaysia itu terlihat sedang beraktivitas di dalam masjid.

“Mencurigai pelaku yang sedang berada di dalam masjid, selanjutnya pedagang tersebut menghampiri WNA asal Malaysia tersebut. Saat dihampiri terlihat WNA asal Malaysia itu tengah memegang sebuah gunting,” ujarnya.

Pedagang yang memergoki WNA Malaysia itu kemudian menanyakan kegiatannya. Namun bukannya menjawab WNA asal Malaysia itu malah melarikan diri.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas TNI-POLRI: Bid Propam Polda Kepri Gelar Rakornas Bersama POM TNI

“WNA Malaysia awalnya beralasan gunting yang dipegangnya untuk menggunting rambut. Namun saat ditanya kembali WNA asal Malaysia itu langsung melarikan diri,” ujarnya.

Pedagang tersebut kemudian berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. WNA Malaysia itu mencoba melarikan diri kemudian terjatuh dan diamankan warga.

“Pada saat dilakukan pengejaran pelaku terjatuh dan kemudian diamankan oleh warga dan dibawa ke dalam Masjid Fastabiqul Khairat dan juga terduga pelaku telah mengkonsumsi minuman keras jenis tuak,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Kampar Gelar Upacara Hari Bela Negara Ke-76 Tahun

Fadli menyebut WNA asal Malaysia itu oleh warga sekitar kemudian diserahkan ke polisi. Hasil pemeriksaan polisi, WNA tersebut telah melewati batas tinggal di Indonesia.

“WNA Malaysia tersebut overstay. Selama berada di Karimun tinggal di rumah kosong samping SPBU Poros,” ucapnya.

Hasil pemeriksaan polisi, WNA asal Malaysia tersebut tidak ditemukan unsur pidana. Sebab WNA tersebut belum sempat mengambil uang di kotak amal di masjid tersebut.

“Hasil proses lidik tidak ditemukan pidana. Karena pelaku belum sempat mengambil uang dari dalam kotak infak,” ujarnya.

WNA Malaysia itu oleh polisi kemudian diserahkan ke Imigrasi untuk proses lebih lanjut.

“WNA Malaysia tersebut kemudian diserahkan ke Imigrasi Batam karena tidak ditemukan tindak pidana,” ujarnya.

 

Source:detiksumut

Share :

Baca Juga

Berita

PT Imbang Tata Alam Selesaikan Perbaikan Jalan di Desa Tanjung

Berita

Satresnarkoba Polrestabes Medan Kembali Gerebek “Lembah Sunggal”

Berita

Kapolres Siak Pimpin Upacara PTDH Salah Seorang Personel Polres Siak.

Berita

Patroli Malam di Selatpanjang: Kapolres Meranti Ingatkan Cegah Karhutla hingga Patuhi Lalu Lintas

Karimun

Wujudkan Kebersamaan, Bupati dan Wakil Bupati Sholat Idul Fitri Di Masjid Agung

Featured

Deklarasi DPW IWO Kepri,Antisipasi Berita Hoax

Batam

Bos BBM Ilegal Akhirnya Ditangkap Polda Kepri

Advertorial

Respon Cepat Atas Keluhan Masyarakat, Deputi Bidang Pelayanan Umum Tinjau Distribusi Air di Kawasan Baloi Center
error: Content is protected !!