class="wp-singular post-template-default single single-post postid-267196 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Bisnis / Finansial / Karimun

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Karimun – Isu peredaran beras oplosan dan melonjaknya harga pangan memicu sorotan terhadap kinerja Satgas Pangan. Masyarakat mendesak satuan tugas tersebut bertindak lebih tegas dan optimal dalam menjalankan fungsinya.

Dugaan praktik pengoplosan dan distribusi beras ilegal dalam skala besar kembali mencuat di Baran Barat Kecamatan Meral.

Aktivitas mencurigakan terpantau di sebuah gudang beras milik AC di Kelurahan Baran Barat, di mana truk-truk lori terlihat hilir-mudik membawa beras yang diduga telah diganti kemasannya dengan merek berbeda.

‎Meski aktivitas ini berlangsung terang-terangan, hingga kini belum terlihat adanya tindakan dari aparat maupun instansi terkait.

‎Kejanggalan muncul ketika beras yang keluar dari gudang diduga telah berganti merek dibanding saat masuk, memperkuat dugaan adanya praktik pengoplosan dan repackaging beras tanpa izin.

Warga Baran ketika dikonfirmasi media ini mengaku Informasi yang beredar‎ diketahui gudang milik AC yang berada tidak jauh dari kantor Lurah Baran Barat tersebut diketahui penyimpanan beras tanpa plang nama dan tertutup.
‎
‎“Iya, setahu saya gudang itu gudang beras. Tapi asal berasnya dari mana, saya tidak tahu,” ujarnya singkat.

Baca Juga :  Ditpam BP Batam Perketat Jaga Kawasan Pelabuhan

Secara terpisah, salah seorang ibu rumah tangga ketika dikonfirmasi disalah satu minimarket yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan rasa dan kualitas beras yang tidak konsisten meski menggunakan merek yang sama sering terjadi.

Baca Juga :  Awek Fishing and Resto Hadirkan Pemancingan dan Wisata Kuliner Khas Bangka Selatan

“Saya curiga beras merek yang sama saya makan, rasanya beda dan bahkan kalau dimasak kayak bubur lembek,” ujarnya dikawasan Meral.

Secara terpisah AC ketika dikonfirmasi via WhatsApp membantah informasi yang beredar terkait aktifitas pengoplosan beras di gudang miliknya.

“Itu tidak benar, gudang kami tidak ada oplos beras, malah di gudang tidak ada orang,” kilahnya, Kamis (25/6/2026).

Satgas pangan diminta lebih sigap dalam pengawasan dan distribusi pangan karena tanpa tindakan konkret dan tegas, masyarakat akan terus menjadi korban dari sistem distribusi yang lemah dan manipulatif.***

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Penyertaan Modal Pemkab Karimun Untuk Bank Riau Kepri Mencapai Rp 7 Milyar

Berita

Tinjau GPM, Marlin Borong Dagangan UMKM dan Bagikan Gratis ke Warga

Featured

Antisipasi Penyimpangan Pengelolaan DD,Kajari Karimun Gelar Sosialisasi DD dan TP4D

Ekonomi

Tinjau Pembangunan Pasar Kundur, Bupati Temui Para Pedagang Dilokasi Sementara

Advertorial

Galeri Foto Gemerlap MTQ ke-43 Provinsi Riau

Featured

Bawa Sabu dari Malaysia,Warga Teluk Uma Diciduk Polisi

Berita

Pilot Susi Air Dibawa KKB Egianus Kagoya Keluar Paro

Berita

Silaturahmi Polres Kampar Bersama Tokoh Agama di Bulan Ramadhan
error: Content is protected !!