Labuan Bajo – Ketua Pemantau Keuangan Negara (PKN) Manggarai Barat, Lorens Logam desak Bupati Edi copot Yos Suhandi dari jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Desakan tersebut disampaikan Lorens Logam melalui pesan WhatsApp kepada media ini, Rabu 2 November 2022.
Menurut Lorens Logam, progress yang lamban dan kualitas pekerjaan yang buruk adalah beberapa hal yang menjadi keluhan masyarakat Manggarai Barat selama ini.
Informasi-informasi tersebutlah yang mendorong PKN Mabar melakukan penelusuran, mendapatkan data, informasi lapangan.
Dari hasil penelusuran, PKN menemukan banyak data dan informasi lapangan yang mengkonfirmasi keluhan masyarakat tersebut.
Yang mencolok misalnya, beberapa Pekerjaaan yang bersumber dari dana Pinjaman, Progress pekerjaan masih sangat kecil, kualitas pekerjaan juga sangat mencurigakan, dan jika ini tidak diantisipasi, akan berdampak pada kerugian negara dan kerugian bagi masyarakat Manggarai Barat,” jelas Lorens.
Upaya-upaya kontrol terhadap pembangunan sebagai hak publik dan penyelamatan uang negara ini sudah berjalan sejak Proyek-proyek mulai dikerjakan (pasca Kontrak).
Dikatakan, PKN Mabar telah berupaya dengan beberapa tahapan, mulai dari Penyampaian (Informasi Kondisi pekerjaan langsung ke PPK, Pengawas lapangan, Kepala Dinas dan Kepala daerah. Aksi Damai, RDP sampai dengan Dinas dan Kepala Daerah. Namun hingga kini, belum nampak Tindak lanjut minimal perbaikan dan pembenahan, sanksi/teguran terhadap kondisi tersebut.
Ketiadaan respon pihak-pihak terkait, memunculkan dugaan bahwa ada konspirasi (kerja sama) saling menguntungkan antara para pihak.
Dugaan ini tidak muncul begitu saja. Dalam pemberitaan Media misalnya, Kepala Dinas Beralasan “Jika ada yang rusak, tong nanti diperbaiki kembali” Jawaban Kadis. Jawaban ini sangat memalukan. Cara berpikir seperti ini menjadi penyebab utama mundurnya pembangunan di daerah Mabar ini.
Logam berdalih, mestinya seorang Kepala Dinas itu menunjukkan sikap tegas kepada PPK sebagai pengendali mutu agar tekan semua kontraktor supaya pelaksanaan proyek ikuti panduan teknis yang ada. Jika pekerjaan infrastruktur ikuti panduan teknis, Saya jamin kualitas pekerjaan maksimal.
Namun faktanya selama ini banyak pekerjaan yang menggunakan komposisi material yang tidak sesuai spek (melanggar panduan teknis), bahkan metode pekerjaan juga tidak sesuai standar teknis. Ini sudah menjadi yang luar biasa.
Maka untuk merubah ini semua agar nantinya infrastruktur yang berkualitas dapat dinikmati oleh masyarakat, saya desak Bupati Edi Endi, copot Yos Suhandi dari jabatan Kadis PU,” tegas Logam.**








