class="wp-singular post-template-default single single-post postid-18559 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Karimun / Kesehatan

Minggu, 8 Juli 2018 - 14:02 WIB

Dinkes Karimun Intruksikan Semua Puskesmas Lakukan Abatesasi

Liputankepri.com,Karimun – Demam Berdarah Dengue (DBD) menyerang Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Tercatat sudah ada 48 kasus hingga Juni 2018. Dua penderita di antaranya meninggal dunia.

Kedua korban meninggal merupakan orang dewasa yang berasal dari Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun, Katimun. Mereka meninggal pada Juni lalu.

Kabid Program Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun Sugianto mengatakan, kasus DBD perlu dilakukan antisipasi agar tidak ada lagi korban berikutnya. Untuk itu, Dinkes Karimun menginstruksikan kepada semua Puskesmas agar bergerak melakukan abatesasi. Menaburkan serbuk abate pada tempat-tempat penampungan air di rumah warga.

Baca Juga :  DPW LMB Gelar Halalbihalal Bersama Warga Kepri

“Jangan sampai kasusnya tinggi dulu baru bergerak. Justru harus ada gerakan sejak dini. Apalagi curah hujan sekarang cukup tinggi. Sehingga perlu kami tingkatkan kewaspadaan,” kata Sugianto, Sabtu (7/7).

Jika mengacu data Dinkes pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah penderita DBD hingga pertengahan 2018 terbilang cukup rendah. Pada 2014 lalu tercatat ada 390 kasus. Delapan penderita di antaranya meninggal dunia. Lalu pada 2015 terdapat 368 kasus dan tujuh penderita di antaranya meninggal dunia.

Selanjutnya 2016, merupakan jumlah kasus tertinggi mencapai 424 penderita. Enam orang di antaranya meninggal dunia. Kemudian pada 2017, terdapat 76 kasus DBD dengan dua orang meninggal dunia.

Baca Juga :  KEK Pulau Asam Masih Terkendala Status Hutan

Tahun ini hingga Juni, terdapat 48 kasus dan dua penderita meninggal dunia. Jumlah ini memang dimungkinkan bertambah. Namun signifikansinya tidak akan melebihi jumlah kasus pada 2016 dan tahun-tahun sebelumnya.

Sebelumnya, Dinkes sudah melakukan foging untuk membunuh nyamuk-nyamuk dewasa. Namun upaya pemberantasan dengan Abate tetap diperlukan. Karena foging hanya akan membunuh nyamuk dewasa.***

 

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres Karimun Bakti Sosial berikan kepada Pak Nordin

Karimun

Pemuda, TNI dan Polri Gotong Royong Bersih Air Terjun Pongkar

Karimun

Bupati Karimun Audensi dengan IO Penyelenggara Kegiatan Literasi Digital

Karimun

Aunur Rafiq: DBD Meningkat Tahun Awal Tahun 2019

Karimun

Satgas Angkutan Laut Lebaran 2017 Di Bubarkan

Batam

Empat Orang TKI Hilang di Perairan Nongsa Batam

Featured

Bupati Karimun Resmi Buka Diklat Satpam

Berita

Cegah Covid-19, Warga Meranti yang Bandel akan Digiring Keruang Isolasi
error: Content is protected !!