KEK Pulau Asam Masih Terkendala Status Hutan

- Jurnalis

Rabu, 11 Juli 2018 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pulau Asam masih tetap on progress. Saat ini, progresnya tinggal menunggu pelepasan statusnya sebagai hutan produksi terbatas.

“Ada tim dari pemerintah yang datang meninjau status hutan di Pulau Asam yang berstatus pinjam pakai,” kata Bos Panbil Group Johannes Kennedy usai Peringatan Ulang Tahun Amerika ke-242 di Hotel Best Western Premiere (BWP) Batam, Selasa (10/7).

Panbil Group yang akan mengubah wajah Pulau Asam menjadi sentral ekonomi di Karimun. Kennedy meyakini setelah tim dari pemerintah pusat selesai dengan pekerjaannya di Karimun, maka mereka akan membuat laporan.

“Selama ini terkendala di status hutannya. Status KEK bisa diberikan jika status lahannya clean and clear. Setelah tim itu turun dan buat laporan, maka dalam waktu seminggu hingga dua minggu, status hutan di Pulau Asam akan clean and clear,” ucapnya.

Ia mengatkaan sudah ada investor yang berminat menanamkan modalnya di Karimun. Untuk tahap awal, kemungkinan modal yang akan diinvestasikan mencapai 1 miliar Dolar Amerika. Mereka ingin membangun tanki minyak dengan kapasitas 4 juta kubik meter.

Baca Juga :  Pemko Batam Akan Berkoordinasi Soal Pemukiman Warga di Tanjung Sauh

“Dengan begitu, maka akan bisa memperkuat daya tampung energi Kepri. Karena selama ini kita masih banyak membeli dari Singapura dan sebagian besarnya lagi dari Jawa dan Sumatera,” ucapnya.

Disamping itu, Panbil Group juga akan berkonsorsium dengan Pelindo dan Adi Karya untuk membangun pelabuhan di Pulau Karimun.”Pelabuhan ini akan melayani pelayaran domestik dan internasional,” paparnya.

Dalam acara Ulang Tahun Amerika ke-242 ini, Kennedy juga berupaya merayu pihak Kedutaan Besar Amerika agar mampu mengajak investor dari negara adidaya ini untuk menanamkan modalnya dalam investasi di Pulau Asam.

“Kami tawarkan ke Dubes karena ingin Amerika ada perannya. Tapi memang agak sulit dapat pengusaha dari sana. Mereka lebih tertarik ke sektor migas dan sedikit ada yang sudah mulai ke resort. Namun secara keseluruhan peran pengusaha Amerika masih kecil di Batam,” terangnya.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Pantau Perkembangan KEK Galang Batang

Untuk kategori investor yang paling berminat terhadap proyek ini datang dari China.”Mereka berminat terhadap seluruh lini usaha, mulai dari infrastruktur, elektronik dan lainnya,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Duta Besar Amerika Joseph R Donovan Jr mengungkapkan tertarik untuk berinvestasi di Kepri. Tapi ia mengutarakan ketertarikannya untuk melibatkan Amerika dalam investasi sektor energi.

“Saya melihat banyak sekali peluang investasi dari Amerika Serikat di berbagai sektor disini seperti energi, teknologi dan penerbangan,” jelasnya.

Donovan juga sudah berdiskusi dengan kalangan pengusaha untuk mempelajari kesempatan dan tantangan dalam dunia usaha di Kepri. Makanya ia menyempatkan diri berkunjung ke Kantor Cinderella from Indonesia Centre (CIFC) dan juga studio animasi Infinite Studio.***

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Asmar Pimpin Rakor Lintas Instansi, Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia dari Rangsang
Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia
Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:20 WIB

Bupati Asmar Pimpin Rakor Lintas Instansi, Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia dari Rangsang

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:43 WIB

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:20 WIB

Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan

Berita Terbaru

Advertorial

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Senin, 27 Jul 2026 - 12:14 WIB