Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Diteriaki 'Lonte',Siswi SMK di Kepri Dibully Guru Agama | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-29467 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Anambas / Kepri

Selasa, 21 Januari 2020 - 07:47 WIB

Diteriaki ‘Lonte’,Siswi SMK di Kepri Dibully Guru Agama

Anambas – Siswi sekolah menengah kejuruan (SMK) berinisial AR terpaksa putus sekolah akibat di-bully di tempatnya bersekolah di wilayah Siantan, Anambas, Kepuluan Riau (Kepri). Ironisnya, AR di-bully guru agamanya.

Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) turun tangan terkait kasus AR ini.

Ketua KPPAD Kepri Erry Syahrial menuturkan kasus ini terjadi pada 7 Januari 2020. AR diteriaki ‘lonte’ oleh guru agamanya, Sukimin, karena dia terlihat berboncengan dengan teman laki-lakinya.

Teriakan itu bukanlah yang pertama. Erry menuturkan AR sudah di-bully oleh Sukimin sejak beberapa waktu sebelumnya. Dari kejadian terakhir, AR trauma hingga kini tak mau bersekolah di tempat itu lagi.

KPPAD pun turun tangan untuk menyelamatkan masa depan AR. Awalnya KPPAD ingin membantu proses pindah sekolah AR ke Batam, tapi sekolah lamanya tak mau mengeluarkan surat-surat terkait pindah sekolahnya AR.

“Sebelumnya, sudah ada sekolah di SMK Kota Tanjung Pinang, namun sejumlah urusan administrasi berupa surat pindah dari SMK lamanya belum juga diselesaikan dengan baik, sehingga siswa AR tidak jadi bersekolah di Tanjung Pinang,” ujar Erry, Senin (20/1/2020).

AR sempat tak mau bersekolah. Namun KPPAD Kepri terus berupaya membujuk AR agar mau melanjutkan sekolahnya. Kini KPAD berupaya mengurus sekolah baru untuk AR di Batam.

“Rencananya, pihak KPAI Kepri akan memfasilitasi pertemuan dengan pihak sekolah di Batam, kebetulan ada SMK yang sesuai dengan jurusan siswi AR tersebut,” tutur Erry.

KPPAD Kepri mendorong kepolisian turun tangan memproses oknum guru agama itu.*

Share :

Baca Juga

Featured

Satlantas Polres Karimun Himbau Toko dan Bengkel Agar Tidak Jual Kanalpot Racing 

Berita

DPRD Karimun, rekomendasikan pelepasan lahan masyarakat dari konsesi KG PT

Featured

Bupati Karimun Buka Turnamen Aura Cup 2018

Tanjungpinang

IWO Tanjungpinang Gelar  Pelatihan Jurnalistik dan  Pelantikan Pengurus 

Batam

Masalah Utang Piutang,Seorang Pemuda Disiksa di Sebuah Rumah Kampung Aceh Batam

Berita

Bupati Karimun Kunker ke Pulau Kundur

Featured

Safari Ramadhan Di Karimun, Wagub Sambangi Kampung Sidomulyo

Batam

Kapolsek Lubuk Baja Jelaskan Kronologi Seorang Pria Bawa Sajam Kedalam Masjid
error: Content is protected !!