class="wp-singular post-template-default single single-post postid-20910 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured / Kepri

Jumat, 2 November 2018 - 14:10 WIB

Ditjen Hubla Gelar Sosialisasi Anti Narkotika

Liputankepri.com,Batam – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menggelar kampanye dan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika/psikotropika kepada penumpang kapal dan stakeholders bidang pelayaran di pelabuhan kota Batam 31 Oktober dan 1 November 2018.

Kampanye anti-narkotika ini dilakukan dengan sasaran masyarakat pengguna transportasi laut khususnya penumpang kapal di Pelabuhan Batam dalam rangka pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika/psikotropika melalui transportasi laut.

“Ini bentuk nyata dukungan dan peran aktif Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mencegah peredaran narkotika/psikotropika (P4GN) melalui transpotasi laut,” tutur Kabid Kepelabuhanan Kantor Pelabuhan Kelas I Batam Doddy Tri Wahyudi mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Menurutnya, petugas harus mewaspadai penumpang yang keluar masuk di pelabuhan karena disinyalir peredaran narkoba sebagian besar dilakukan melewati jalur laut.

Kasubbag Perencanaan dan Keuangan PPTB, Eri Setianto Kurniawan mengatakan, Kementerian Perhubungan selain melakukan sosialisasi bahayanya obat terlarang ini juga melakukan tes urine bagi aparatur Kementerian Perhubungan, operator transportasi maupun taruna/i.

Hingga saat ini jumlah aparatur Kementerian Perhubungan yang telah melakukan cek melalui tes urine mencapai 7.431 orang dari target 12.738 orang (58 %).

Acara sosialisasi Anti-Narkoba menghadirkan tiga nara sumber yaitu Direktur Desiminasi Informasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Brigjenpol Antoni Hutabarat, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan PPTB Kemenhub, Ari Setianto Kurniawan dan Kasie Tenaga Kesehatan Pelayaran, BKKP dr. Aswan dan diikuti para Kepala UPT Ditjen Perhubungan Laut dan stakeholders bidang pelayaran.

Antoni Hutabarat, mengatakan saat ini Indonesia sudah darurat narkoba di mana jalur masuk barang terlarang sebagian besar melalui jalur laut atau wilayah perairan termasuk di wilayah batam. “Telah terbukti peredaran narkoba melalui jalur laut,” katanya. (dwi/b)

 

Share :

Baca Juga

Karimun

Saling Klaim Soal Praperadilan Kasus Narkoba Polres Karimun

Karimun

Satu Hari Satu Juta Orang, Bupati Karimun Tinjau Vaksinasi Nasional

Featured

Pegawai Pemkab Karimun Banyak Yang Mangkir Saat Tes Urine

Berita

Pelaku Penyelundupan 237 Ribu Ekor Benih Lobster Berhasil Kabur

Featured

Bupati Asmar Buka Sosialisasi Penguatan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Featured

Ketua Bawaslu RI Resmikan Kantor Bawaslu Kepri

Featured

Antusias Warga Sambut Kedatangan Tim WASEV TMMD Ke -101 di Kundur

Karimun

Terkait Dugaan Korupsi PDAM Cabang Tanjung Batu, Kejaksaan Akan Periksa 28 Saksi
error: Content is protected !!