Ditres Krimsus Polda Kepri Tindak Lanjuti Gula Rafinasi

- Jurnalis

Senin, 29 Mei 2017 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, 31/8 - GULA MAHAL. Seorang pedagang mengemas gula pasir di Pekanbaru, Riau, Senin (31/8). Harga gula pasir terus naik hingga Rp10 ribu per kilogram, atau melonjak sekitar 40 persen dari harga normal. FOTO ANTARA/FB Anggoro/Koz/ama/09.

PEKANBARU, 31/8 - GULA MAHAL. Seorang pedagang mengemas gula pasir di Pekanbaru, Riau, Senin (31/8). Harga gula pasir terus naik hingga Rp10 ribu per kilogram, atau melonjak sekitar 40 persen dari harga normal. FOTO ANTARA/FB Anggoro/Koz/ama/09.

Liputankepri.com,Batam – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau menyelidiki temuan gula yang disinyalir rafinasi pada dua toko di Pasar Tos 3000 Jodoh, Batam, saat sidak oleh Tim Satgas Pangan. “Kami masih melakukan penyelidikan. Kami juga berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan gula itu.

Meskipun mirip gula kristal, namun dugaan kami rafinasi,” kata Kasubdit Indaksi Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Feby DP Hutagalung di Batam. Gula rafinasi sesuai dengan aturan Kementerian Perdagangan hanya diperuntukkan bagi industri makanan dan minuman. Gula jenis tersebut tidak diizinkan untuk diedarkan ke masyarakat.

Bila beredar dan dikonsumsi masyarakat gula rafinasi dapat mengakibatkan sejumlah penyakit berbahaya seperti osteoporosis dan diabetes. “Setelah BPOM memastikan gula tersebut berbahaya, Satgas Pangan Kepri akan menindaklanjuti dengan menelurusi asal muasal gula tersebut hingga masuk ke Pasar di Kota Batam,” kata dia.

Feby mengatakan untuk temuan lain berupa makanan kedaluwarsa, makanan tanpa izin edar, semuanya diserahkan ke BPOM Kepri untuk ditindaklanjuti. “Untuk temuan makanan itu kami sudah serahkan ke BPOM. Jumlahnya juga tidak terlalu banyak. Nanti akan dilakukan pemusnahan,” kata Feby.

Satgas Pangan, kata dia, akan terus memantau dan menindak jika ada distributor, pedagang yang menjual makanan, bahan makanan yang membahayakan bagi masyarakat. “Kami akan terus bekerja, memastikan masyarakat terlindungi dari ulah pedagang atau distributor nakal yang hanya inginkan keuntungan sebesar-besarnya,” kata dia.

Tim Satgas Pangan dipimpin oleh Direskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto melakukan sidak pada sejumlah pasar tradisional dan dua gudang disributor daging sapi beku di Kota Batam untuk memastikan harga kebutuhan pokok stabil dan cukup untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan hingga Idul Fitri.(Ant)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada
Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan
Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun
Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus
Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer
Wujudkan Tempat Kerja Aman, Kemnaker Gencarkan Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3
27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:21 WIB

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:05 WIB

Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:35 WIB

Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB

Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:00 WIB

Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus

Berita Terbaru