DPN Lidik Krimsus RI Soroti Dugaan Buang Limbah Minyak Kapal MV BRIT

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2019 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Lidik Krimsus RI kembali menyoroti pengerjaan pembersihan dan pencucian limbah minyak dari tank cleaning kapal MV BRIT di perairan Batu Ampar Batam Kepulauan Riau.

Kali ini,Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesia (Lidik Krimsus RI) akan melaporkan dugaan pencemaran laut Batam terkait pembuangan bekas pencucian minyak oleh kapal MV BRIT.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPN Lidik Krimsus RI,Ossie Gumanti kepada media ini,Rabu (4/12) via hp selular mengatakan, ada indikasi bahwa kapal MV BRIT diduga telah membuang air tangki minyak di suwiming di buang kelaut Batam ,kepulauan Riau.

“Kami memiliki bukti dan masalah ini perlu menjadi perhatian khusus untuk mengantisipasi pencemaran limbah minyak di laut sekitar Kepulauan Riau yang kian parah tiap tahunnya,”jelas Ossie.

Baca Juga :  Masuk RI Secara Ilegal, 2 WN Timor Leste Diamankan di Riau

Selain itu kata Ossie,dalam waktu dekat ini kami dari DPN Lidik Krimsus RI akan berkoordinasi dengan perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan,Kementerian Luar Negeri hingga TNI Angkatan Laut terkait dugaan pencemaran laut yang terjadi di perairan Batam oleh kapal MV BRIT.

“Akhir-akhir ini pencemaran laut Batam terindikasi disebabkan oleh praktek tank cleaning atau pembersihan tangki sebelum kapal masuk ke Singapura,”ujarnya.

Sementara Kasubdit Restorasi Ditjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Sapta Putra Ginting menjelaskan pencemaran ini disebabkan oleh kapal-kapal yang sembarangan membuang sisa limbah dan minyak di perairan Kepulauan Riau.

Baca Juga :  Update Dampak Tsunami Anyer: 20 Orang Tewas, 43 Rumah dan 9 Hotel Rusak

“Ada indikasi kapal yang buang minyak berikut sisa-sisa limbah ke perairan di sekitar Riau, entah di dalam negeri atau perairan internasional,” lanjutnya.

Biasanya kapal-kapal ini akan membuang muatan sisanya pada malam hari. Mereka akan berhenti di tengah laut, dan melepaskan sisa minyak dan limbahnya ke dalam laut.

“Jadi biasanya mereka buangnya malam, agar tidak terdeteksi. Mereka diam kapalnya terus membuang itu semua langsung ke dalam laut,” kata Sapta.

Sampai berita ini diterbitkan,Mr Tam selaku pemilik Job cleaning slat minyak MV BRIT warga negara asing asal Singapura,ketika di konfirmasi melalui Whatsapps belum merespon.***

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panglima Harian Majelis Pimpinan Pusat Kunker ke LMBN Nusantara Batam
Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80
Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026
Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:15 WIB

Panglima Harian Majelis Pimpinan Pusat Kunker ke LMBN Nusantara Batam

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55 WIB

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:24 WIB

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026

Berita Terbaru