Granat Minta DJBC Perkuat Pengawasan Pelabuhan Masuknya Narkoba

- Jurnalis

Sabtu, 19 November 2016 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Jakarta: Ketua DPP Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Henry Yosodiningrat meminta Direktorat Bea Cukai memperkuat pengawasan di pelabuhan untuk menghentikan penyelundupan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba).

“Penguatan (pengamanan pelabuhan) itu mutlak. Kita sama-sama tahu luas pantai berapa? Jumlah pelabuhan yang terbuka bagi perdagangan internasional dan pelabuhan konvensional berapa?” kata Henry, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/11/2016).

‎Granat juga meminta Bea Cukai dan aparat terkait bekerja sama dan mengesampingkan ego sektoral. “Koordinasi harus semakin ditingkatkan. Misalnya, kalau terjadi penangkapan tapi tidak diekspos, ini terlihat tidak ada koordinasi. Hal seperti ini harus dihindari,” ujarnya.

Kriminolog dari Universitas Indonesia, Kisnu Widagso, memandang Bea Cukai mempunyai peran penting memberantas narkoba karena perannya sebagai pintu masuk barang dan jasa. Menurutnya, Bea Cukai harus mempertajam lagi pelatihan penyidik pengawai negeri sipilnya.

“Terkadan Bea Cukai lupa ada penyidik dari pengawai negeri sipil. Sudahkah mereka berdayakan itu? Mereka dapat kok berkoordinasi dengan polisi,” katanya.

Kisnu mengatakan penyidik Bea Cukai juga dapat menangkap, dengan syarat harus langsung melapor ke polisi. Nantinya, kasus itu dikerjakan bersama-sama dengan polisi. “Itu ranahnya Bea Cukai. Apakah nanti dilimpahkan ke polisi, silakan. Apakah mau dikembangkan lebih luas, ya silakan,” ucapnya.

Tren penyelundupan narkoba dalam dua tahun terakhir meningkat. Pada 2015, Sub Direktorat Penyidikan, Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, menggagalkan 172 kasus penyelundupan narkoba dengan barang bukti sebesar 687,75 kilogram narkotika dan psikotropika.

Hingga November tahun ini, jumlah penyelundupan yang digagalkan meningkat menjadi 220 kasus dengan barang bukti 1.131,45 kilogram narkotika dan psikotropika. Berdasarkan jenis narkotika dan psikotropika yang digagalkan, antara lain sabu 741,101,62 gram, happy five 327,655,00 gram, ekstasi 56.291,25 gram, dan ganja 953,05 gram.

Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soekarno Hatta menempati posisi tertinggi dalam upaya mengagalkan penyelundupan, yakni 65 kali. Disusul KPU BC Batam (54), KPPBC Kantor Pos Pasar Baru (15), KPPBC Juanda (14), KPPBC Kualanamu (10), dan KPPBC Tanjung Balai Karimun.**

 

 

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya
Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Senin, 22 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:26 WIB

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB

Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Berita Terbaru