Gubernur Kepri Pantau Perkembangan KEK Galang Batang

- Jurnalis

Jumat, 6 Juli 2018 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Gubernur Kepri Nurdin Basirun memantau perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Desa Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kamis (5/7).

Tiap bulan pengelola sharing terkait progres pembangunan KEK Galang Batang,” ujar Nurdin usai membuka turnamen sepak bola putri Karang Taruna di Kecamatan Teluk Bintan.

Dikatakannya, saat ini pengelola KEK Galang Batang adalah PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) secara bertahap membangun infrastruktur pendukung KEK. Di antaranya fasilitas listrik, air, termasuk jalan, serta kantor untuk administrator KEK Galang Batang.

“Ya pembangunan infrastruktur yang menjadi penunjang kegiatan industri KEK Galang Batang digesa,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, pengelola KEK Galang Batang mulai menyerap tenaga kerja. Hanya pekerja yang diserap belum sebanyak saat KEK Galang Batang beroperasi penuh. Karena saat ini baru sebatas pekerja untuk pembangunan infrastruktur.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Batam Belajar ke MPP Jakarta

“Yang baru dipekerjakan tenaga kasar. Nanti kita juga akan minta Dinas Tenaga Kerja dapat menyediakan tenaga kerja sesuai kebutuhan industri KEK Galang Batang. Harapannya anak-anak lokal yang menjadi pekerjanya,” ujar mantan Bupati Karimun tersebut.

Selain memantau perkembangan KEK, Nurdin juga menawarkan beberapa wilayah di Provinsi Kepulauan Riau ke Pemerintah Pusat supaya masuk dalam proyek pembangunan nasional.

“Sudah saya tawarkan ke Pak Menseskab. Beberapa program dan proyek yang ada di Pulau Bintan menjadi fokus saya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT BAI Santoni membenarkan tiap bulan pengelola KEK Galang Batang selalu melaporkan progres pembangunan ke Gubernur.

Baca Juga :  Ririn Didaftarkan Dua Partai

“Ya bener, tiap bulan segala kemajuan pembangunan KEK kami sampaikan ke Pak Gubernur,” katanya saat dihubungi, Kamis (5/7).

Ia menjelaskan saat ini lagi dibangun akses jalan, fasilitas air dan PLTU berdaya 25 MW sebanyak 7 unit. Sementara pembangunan pelabuhan dan dermaga telah rampung. Dia menargetkan pembangunan infrastruktur penunjang selesai dalam 6 bulan ke depan. “Dalam 6 bulan dikebut,” katanya.

Setelah pembangunan infrastruktur, selanjutnya pembangunan lainnya akan terus dilakukan bertahap. Pengelola menargetkan produksi alumina di KEK akan mulai beroperasi akhir 2019. “Akhir 2019, jika tidak awal 2020 sudah beroperasi,” harapnya.***

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD
Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan
Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Karimun Silaturahmi Dengan Danlanal Karimun
LMB Nusantara Batam Gelar Rapat Pematangan Pengurus Kota Batam
Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh
Aksi Kejar-kejaran, Bea Cukai Batam Amankan Speedboat SB.JJ Indah 2 di Perairan Tanjung Uban
Penataan Parkir di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun Semrawut, Terkesan Dipaksakan
Polda Kepri Gelar Sosialisasi Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Terbaru 2025

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:24 WIB

Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:54 WIB

Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:05 WIB

Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Karimun Silaturahmi Dengan Danlanal Karimun

Senin, 12 Januari 2026 - 10:48 WIB

LMB Nusantara Batam Gelar Rapat Pematangan Pengurus Kota Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:31 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Berita Terbaru