class="wp-singular post-template-default single single-post postid-12613 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Nasional

Selasa, 10 Oktober 2017 - 12:49 WIB

IWO Tuntut Kapolres Dan Bupati Banyumas Ganti Alat Wartawan Yang Rusak 

Liputankepri.com,SEMARANG – Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) provinsi Jawa Tengah (Jateng) angkat bicara soal kekerasan yang menimpa 4 wartawan yang sedang melakukan tugas peliputan di depan kantor Kabupaten Banyumas tadi malam Senin (9/10/2017) sekitar pukul 22:00 Wib.


Dalam konfrensi Ketua IWO Jateng Mustholih, didampingi Wakil Ketua IWO Jateng Deni Setiawan dan Sekeretaris IWO Jateng Parwito di Semarang mengutuk keras tindakan represif aparat Kepolisian dan Satpol PP yang mengakibatkan kekerasan terhadap wartawan Banyumas yang saat itu sedang melakukan tugas peliputan.

“Mengingatkan bahwa wartawan dalam melakukan tugas-tugas jurnalistik dilindungi Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pokok Pers,” ujarnya.

IWO Jateng menuntut para pelaku kekerasan dari unsur anggota Kepolisian dan Satpol PP agar diproses secara hukum.

“Kami minta Kapolres dan Bupati Banyumas mengganti alat-alat kerja wartawan yang mengalami kerusakan dalam insiden kekerasan aparat terhadap wartawan,” tegasnya di Semarang Selasa (10/10/2017).

Kami, juga mendukung aksi warga yang menolak proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Gunung Slamet. Sebagai negara demokratis, Indonesia menjamin warganya mengeluarkan pendapat di muka umum.

“Menyerukan kepada seluruh wartawan di Jawa Tengah segera membuat aksi solidaritas. Kekerasan terhadap wartawan sekecil apapun tidak boleh ditolerir!,” tegasnya.

Jika hari ini kebenaran didustakan
Jika hari ini kenyataan dipalsukan
Tunggulah hari esok..
Kemanusiaan akan dinistakan!

Jika hari ini orang lain di-tidakbenarkan
Jika hari ini orang lain di-tidakadilkan
Tunggulah hari esok..
Kau akan dapat giliran!

Diketahui, malam tadi 4 wartawan menjadi aksi brutal aparat Kepolsian dam Satpol PP saat mereka melakukan peliputan aksi massa yang menolak proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTBM) Gunung Slamet di depan kantor Bupati Banyumas.

Empat orang wartawan yang menjadi korban tersebut adalah Agus Wahyudi dari Harian Suara Merdeka, Aulia El Hakim dari Satelitpost, Mauludin Wahyu dari Radar Banyumas
dan Darbe Tyas Metro TV.(rls)

Share :

Baca Juga

Berita

HUT TNI Ke -75, Sertu Dedy Perbaiki Mesin Pompa Air Masjid Raja Haji Abd Ghani Pulau Buru

Ekonomi

Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Riau Turun Ke Meranti, Sekda Intruksikan PA, KPA, PPTK dan Pejabat Pengadaan Standbye Ditempat

Berita

Bupati Karimun Himbau Masyarakat Gunakan Masker

Batam

Selama Tahun 2020, Bea Cukai Batam Tindak 36 Kasus Narkoba

KPK

Hari Ini, KPK Periksa 8 Saksi terkait Kasus Suap Gubernur Kepri

Kep Meranti

Ini Pesan Bupati Meranti Terkait Isu Vaksin Measie Rubella

Berita

Pj Gubkepri: Proses Vaksinasi di Kepri baru 82 Persen

Kepri

Pengusaha Kock Meng Didakwa Suap Gubernur Kepri Nonaktif SGD 11 Ribu
error: Content is protected !!