Kapal KM Berkat Anugerah Tujuan Batam Tenggelam Di Hempas Ombak

- Jurnalis

Minggu, 24 Juni 2018 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Kapal Muatan Berkat Anugerah yang tenggelam di Perairan Kabupaten Lingga Kepulauan Riau, Ahad (24/6), diketahui mengangkut bahan pangan untuk dibawa ke Kota Batam Kepulauan Riau.

Berdasarkan keterangan Polairud Polres Lingga, kapal GT 20 itu membawa 10 ton kelapa bulat dan 5 ton pisang yang dibawa dari Nipah Panjang Jambi dengan tujuan Pelabuhan Bagan Piayu Kecamatan Se Beduk Kota Batam.

Selain bahan pangan, kapal yang lepas jangkar pada Sabtu (23/6) sekitar pukul 21.00 WIB itu juga mengangkut 13 orang yang terdiri dari seorang nahkoda, seorang kepala kamar mesin, dua klasi dan 9 orang penumpang.

Dari keterangan saksi yang dihimpun Polairud, sebelum kandas dan terbalik, kapal dihempas gelombang besar pada Ahad (24/6) sekitar pukul 7.20 WIB.

Namun, pertolongan baru datang lepas tengah hari, saat MV Oceanna kebetulan lalu di perairan tersebut dan melihat sejumlah orang yang terombang-ambing di tengah laut. Tim Oceana langsung berkoordinasi dengan Polres Lingga dan menyelamatkan 12 penumpang, seorang di antaranya sudah meninggal.

Beberapa jam kemudian, setelah dilakukan pencarian, seorang penumpang lainnya ditemukan dalam kondisi selamat. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke pelabuhan Tanjung Kelit Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga.

Sebanyak 12 orang korban yang selamat yaitu nahkoda Arif (58) dengan alamat Nipah Panjang, Kepala Kamar Mesin, Adi (28) alamat nipah panjang dan dua orang kelasi yaitu Saril (55) alamat Sumur Sabak dan Syaiful Rahman (15) dengan alamat Nipah Panjang.

Kemudian 9 orang penumpang yaitu Andi Hasbih (13) alamat Batam, Jumadi (21) alamat Nipah Panjang, Andi Rismawati (38) alamat Nipah Panjang, Amat (5) alamat Batam, Sarbini (55) alamat Batam, Selamat Santoso (17) alamat Batam, Nude (70) dan Anre (30) alamat Batam. Sedangkan seorang korban meninggal atas nama Eri (45) alamat Batam.

Sementara itu, sejak Sabtu, BMKG Batam sudah berkali-kali mengumumkan peringatan dini cuaca yang tidak kondusif untuk pelayaran.

BMKG juga memberikan peringatan yang sama untuk pelaku transportasi udara dan darat, karena hujan disertai angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Kepri pada Minggu.***

 

 

 

 

Sumber : Antara

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky Bos Planet Batam, Buru Sampai ke Singapura
Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau
Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti
Kapolres Karimun Pimpin Taptu dan Pawai Obor HUT RI Ke-81
Resmi DPO! Bareskrim Buru Basri Lewaimang, Bandar Sekaligus Pengelola THM Planet Batam
BNN dan Tim Gabungan Bongkar Kasus 2,6 Ton Narkotika Cair di Perairan Karimun
Dinasti Planet Holiday Batam Berakhir Ditangan Bareskrim Polri, Basri Diduga Kabur ke Malaysia
Bareskrim Bongkar Kasino di Nagoya Batam, 197 Orang Diamankan Petugas

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky Bos Planet Batam, Buru Sampai ke Singapura

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Kapolres Karimun Pimpin Taptu dan Pawai Obor HUT RI Ke-81

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Resmi DPO! Bareskrim Buru Basri Lewaimang, Bandar Sekaligus Pengelola THM Planet Batam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!