Kapolri Copot Kapolda Riau

- Jurnalis

Sabtu, 1 Oktober 2016 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Permasalahan-permasalahan reserse di daerah Riau begitu banyak. Sehingga diperlukan seorang pimpinan yang memahami betul kasus-kasus yang ditangani oleh penyidiknya.”
Liputankepri.com,Pekanbaru – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencopot jabatan Brigjen Suprianto sebagai Kapolda Riau. Tito memindah tugaskan Suprianto di Irwil II Itwasum Polri untuk kembali belajar reserse.
Menurut Tito, permasalahan-permasalahan reserse di daerah Riau begitu banyak. Sehingga diperlukan seorang pimpinan yang memahami betul kasus-kasus yang ditangani oleh penyidiknya.
Misalnya, sambung Tito, SP3 kasus kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) yang melibatkan 15 korporasi di Riau. Kasus tersebut tentu saja menjadi sorotan semua pihak yang mana langit Riau pada 2015 pernah gelap lantaran kabut asap yang menyelimuti.
Sehingga, masih kata Tito, seorang pemimpin itu juga harus mampu memahami kasus yang ditangani sedetail-detailnya. Jangan hanya menyerahkan kepada penyidik saja.
“Pimpinan harus paham detail-detail kasusnya. Jadi saya tarik beliau ke sini. Karena beliau di Ilwil, nanti beliau akan bisa lebih mendalami ilmu-ilmu resersenya kembali,” beber Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan,seperti yang dilansir laman republika.co.id Jumat (30/9).
Sedangkan seperti yang diketahui, belakangan bukan saja kasus SP3, namun juga muncul kasus Meranti, yakni kasus pembunuhan yang berlatar cinta segitiga antara anggota polisi dan warga setempat.
Belum lagi foto kongkow antara pejabat Polda Riau dengan pengusaha sawit PT APSL. Meskipun belakangan juga diklarifikasi bahwa pertama, tidak ada unsur kesengajaan dalam pertemuan tersebut, kedua, bahwa PT APSL bukan salah satu dari 15 korporasi yang dihentikan penyidikannya.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp8,3 Miliar
Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur
APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun
Bupati Asmar Buka Perkemahan Besar III Pramuka Meranti, Tegaskan Pramuka Pilar Generasi Mandiri
Bupati Asmar Ajak Perkuat Hak Anak Penyandang Disabilitas
Bupati Asmar Sampaikan Jawaban Padum Fraksi DPRD Meranti
Wabup Muzamil Sampaikan RAPBD 2026, Prioritaskan Pelayanan Publik dan Infrastruktur
Meranti Peringati Hari Pohon Sedunia dengan Gerakan Tanam Ribuan Pohon

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:43 WIB

Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp8,3 Miliar

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:13 WIB

Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur

Jumat, 28 November 2025 - 17:35 WIB

APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun

Kamis, 27 November 2025 - 10:45 WIB

Bupati Asmar Buka Perkemahan Besar III Pramuka Meranti, Tegaskan Pramuka Pilar Generasi Mandiri

Rabu, 26 November 2025 - 17:36 WIB

Bupati Asmar Ajak Perkuat Hak Anak Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru

Advertorial

BP Batam Catat Capaian Positif, Siapkan Lompatan Pembangunan 2026

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:16 WIB