class="wp-singular post-template-default single single-post postid-18814 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Kepri / Tanjungpinang

Jumat, 20 Juli 2018 - 15:55 WIB

Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Ikut Mendaftar Caleg

Liputankepri.com,Tanjungpinang – Dua tersangka kasus dugaan korupsi, Ilyas Sabli dan Hadi Candra, mendaftarkan diri sebagai bakal caleg pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Keduanya bakal bersaing memperebutkan kursi DPRD Kepri dari dapil yang sama, yakni dapil Kepri 7 yang meliputi Natuna dan Anambas.

Bedanya, Ilyas diusung Partai Nasdem. Sedangkan Candra maju melalui Partai Golkar. Namun mantan Bupati Natuna dan mantan Ketua DPRD Natuna itu terjerat dalam kasus yang sama. Yakni kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dinas anggota DPRD Natuna tahun anggaran 2011 senilai Rp 7 miliar.

“Benar ada nama Ilyas Sabli yang didaftarkan NasDem untuk DPRD Kepri dari daerah pemilihan Kepri 7,” ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Arison, Kamis (19/7).

Baca Juga :  DPW LMB Gelar Halalbihalal Bersama Warga Kepri

Ditanya terkait status tersangka pada Ilyas Sabli dan Candra, Arison mengaku pihaknya tetap menggunakan azas praduga tak bersalah. Sebab sampai saat ini, kasus dugaan korupsi yang membelit keduanya masih dalam proses di kejaksaan.

“Belum ada keputusan hukum tetap,” kata Arsion.

Meski begitu, pihaknya akan tetap melakukan verifikasi berkas kedua bakal caleg tersebut. “Tapi tetap terlepas dari status tersangka itu,” katanya.

Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua DPD Nasdem Kepri, Fajrin. “Ya informasinya seperti itu. (Ilyas Sabli) didaftarkan sebagai bacaleg DPRD Kepri dari dapil Natuna-Anambas,” ujar Fajrin, kemarin.

Menurut Fajrin, ada beberapa pertimbangan partainya, mengapa Ilyas tetap didaftarkan sebagai caleg Nasdem meskipun menyandang status tersangka kasus dugaan korupsi. Pertama, kata Fajrin, Ilyas Sabli merupakan ketua DPC Nasdem Natuna.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Pantau Perkembangan KEK Galang Batang

Kedua, Ilyas Sabli merupakan mantan bupati Natuna. Sehingga menurut Fajrin, Ilyas tetap memiliki elektabilitas yang tinggi.

“Selain punya elektabilitas tinggi, juga punya pengaruh. Sehingga diharapkan NasDem bisa meraih kursi DPRD Kepri dari dapil Natuna-Anambas,” katanya.

Sementara berdasarkan data silon KPU, Ilyas Sabli maju melalui Partai Nasdem untuk DPRD Kepri di dapil Kepri 7 Natuna-Anambas bersama dua kader Nasdem lainnya. Yakni Hasuyanti dan Harry Yanto.

Sedangkan Hadi Candra menjadi bakal caleg DPRD Kepri dari Golkar, juga di dapil Natuna-Anambas. Bersama Candra ada dua kader Golkar lainnya yang maju di dapil tersebut, yakni Mustamin Bakri dan Maryati.***

 

Share :

Baca Juga

Berita

Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu

Batam

Satresnarkoba Polresta Barelang Ungkap Narkotika Jenis Sabu di Kampung Aceh Kota Batam

Berita

Kadis LH Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan di Hari Yang Fitri

Criminal

Gara-gara Sabu,Kapolres Tanjung Pinang Pecat Brigadir Lian

Ekonomi

Sebelum Lebaran Bantuan Pangan Non Tunai Dapat di Cairkan

Featured

Jelang Festival Dragon Boat, Dinas Pariwisata Gelar Syukuran Bersama Walikota Tanjungpinang

Berita

Malaysia Deportasi 284 TKI Ilegal Melalui Pelabuhan Tanjungpinang

Featured

Trải nghiệm kèo cược bóng đá cùng M88 – Khám phá sự hấp dẫn không thể chối từ!
error: Content is protected !!