Kelompok Tani Akhirnya Kuasai Lahan Jimmy: Preman Mundur, Negara Menang di Padang Mutung

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampar, liputankepri.com — Setelah berhari-hari dihadang, diintimidasi, dan diusir oleh puluhan preman bayaran, Kelompok Tani Kampar Jaya Bersama akhirnya berhasil menguasai penuh lahan eks Kebun Jimmy di Desa Padang Mutung, Kecamatan Kampar.

Momentum ini menjadi titik balik perlawanan rakyat terhadap mafia sawit yang puluhan tahun mencengkeram 1.070 hektare lahan negara tersebut.

Langkah kelompok tani sebelumnya selalu diganggu oleh pihak yang diduga terkait dengan pemilik lama kebun, Jimmy, yang disebut menurunkan ibu-ibu, pekerja lama, hingga preman dari tiga desa untuk menghadang masuknya pengelola resmi KSO dengan PT Agrinas Palma Nusantara.

Namun upaya itu runtuh pada Kamis pagi ketika kelompok tani, dengan pendampingan aparat, kembali memasuki lahan dan mempertahankan posisi mereka meski mendapat tekanan dari kelompok lawan.

Baca Juga :  Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalan Sehat “Untuk Merah Putih” Bersama PT Timah di Bangka Barat

“Alhamdulillah, hari ini kami resmi menguasai lahan yang selama ini dirampas. Tidak ada lagi yang bisa menghalangi rakyat berdiri di tanahnya sendiri,” tegas Arul Kampai, juru bicara kelompok tani.

Aparat Turun Tangan, Preman Mundur

Situasi yang sempat memanas mereda setelah jajaran Polres Kampar mempertegas posisi hukum bahwa lahan tersebut sudah disita negara dan diserahkan melalui KSO yang sah.

Kelompok preman yang sebelumnya berjaga dengan bayaran Rp1 juta per minggu akhirnya mundur dari lokasi, membuka jalan bagi kelompok tani melanjutkan perawatan kebun.

Arul menyatakan bahwa keberhasilan hari ini tidak lepas dari intervensi tegas aparat.

“Kami mengapresiasi Kapolres Kampar beserta seluruh jajaran. Mereka hadir, memastikan keamanan, dan menegakkan aturan. Tanpa polisi, mungkin kami masih dikejar-kejar preman,” ujarnya.

Baca Juga :  Sinergi Pembangunan Berkelanjutan, BP Batam dan Pushidrosal Sepakat Tingkatkan Koordinasi

Lahan 1.070 Ha Kembali ke Rakyat

Dengan terkendalinya situasi di lapangan, kelompok tani kini memulai pekerjaan perawatan kebun, memetakan blok, serta menata kembali manajemen pekerja tanpa adanya pemecatan.

Ketua kelompok tani, Ahmad Yanis, menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar soal penguasaan lahan.

“Ini soal martabat rakyat Kampar. Bertahun-tahun kami hanya menonton orang lain merampas tanah negara. Hari ini sejarah berubah,” katanya.

Pesan Penutup: “Rakyat Tidak Akan Mundur Lagi”

Arul menegaskan bahwa kelompok tani kini berdiri di baris terdepan mendukung negara menertibkan mafia sawit.

“Kami tidak akan mundur lagi. Lahan ini sah milik negara, dan negara telah mengembalikannya kepada rakyat. Tugas kami sekarang menjaga amanah itu,” pungkasnya.***

(Ocu Arun)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih
Bupati Kasmarni Tinjau PAUD di Bantan Timur, Tegaskan Komitmen Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan
Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam
Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan
Batam Magnet Investasi Nasional: Investasi Riil Capai Rp69 Triliun
Penggerebekan di Hotel Bengkalis Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan
PT TIMAH Tbk Hadir di Tengah Umat, Bantu 52 Rumah Ibadah Sepanjang Tahun 2025
PT TIMAH Tbk Tanam Belasan Ribu Mangrove di Kundur dan Meranti untuk Jaga Ekosistem Pesisir
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:39 WIB

BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:42 WIB

Bupati Kasmarni Tinjau PAUD di Bantan Timur, Tegaskan Komitmen Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:54 WIB

Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:50 WIB

Penggerebekan di Hotel Bengkalis Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan

Berita Terbaru