Natuna– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bergerak cepat menanggulangi bencana alam tanah longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Natuna.
Dalam keterangan Pers nya di ruang VIP Lanud Raden Sadjad usai melaksanakan peninjauan lokasi bencana, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya akan merelokasi warga ke lahan yang telah disiapkan seluas 7.5 hektar.
Warga akan direlokasi ke daerah yang lebih aman di Desa Pangkalan. Nantinya akan disiapkan sebanyak 100 unit rumah untuk ditempati warga.
“Sudah kita rencanakan pembangunan rumahnya. Materialnya sendiri kita siapkan dari Palembang. BNPB akan berkoordinasi dengan Angkatan Laut untuk mengangkut barangnya dengan kapal,” ujar Basuki, Jumat 10 Maret 2023.
Basuki menginginkan, dalam beberapa hari ini materialnya sudah bisa diangkut ke Natuna. Begitu sampai, pihaknya bergerak cepat melaksanakan pembangunan rumah di tempat relokasi.
Orang nomor satu di Kementerian PUPR ini mengakui, berdasarkan hasil pantauannya di lapangan, hanya 30 rumah berdampak secara langsung.
“Memang masih ada beberapa rumah berdiri kokoh disana. Tapi menurut saya bahaya ditempati karena berada di zona merah. Lagian sipa yang mau tinggal sendirian disana,” ucap Basuki.
Sebagai komunitas baru di tempat relokasi, pihaknya akan membangun berbagai infrastruktur, seperti jalan, jembatan, air bersih dan tempat ibadah (mushalla).
Relokasi ini tidak menutup kemungkinan bagi warga lainnya, sebab masih ada beberapa daerah lainnya yang berpotensi terjadi bencana longsor.
“Kami Balai jalan dan Balai SDA bekerja sama dengan Dinas PU kabupaten Natuna terus berada di lapangan untuk memastikan ini berjalan dengan baik,” ujarnya kepada awak media.
Hadir pada kesempatan itu, Menko PMK Muhadjir Effendy, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, anggota DPR RI Dapil Kepri Cen Sui Lan, Sekda Natuna Boy Wijanarko, Wakil Ketua DPRD Natuna Daeng Ganda Rahmatullah dan Danlanud RSA Kolonel (Pnb) Jajang Setiawan.***
Reporter : Khairud
Reporter : Agustian Indramajid










