class="wp-singular post-template-default single single-post postid-47385 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / NTT

Sabtu, 10 September 2022 - 10:45 WIB

Rapat Bersama Kepala Desa Dan Camat Sekabupaten Lembata, Ini Pesan Gubenur Vbl

NTT | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta para Kepala Desa untuk serius terhadap data kependudukan, kemiskinan dan stunting agar dalam eksekusi anggaran dapat terealisasi sesuai ketepatan data. Demikian dikatakannya pada saat melakukan pertemuan bersama Kepala Desa Se-Daratan Lembata dalam Rapat Lengkap Pamong Praja Tingkat Kabupaten Lembata Tahun 2022 pada Jumat (09/09/2022) yang diselenggarakan di Ballroom Resto Olympic Lembata.

“Data harus jelas mulai dari jumlah penduduk, angka kemiskinan, stunting, luas lahan setiap desa yang berpotensi untuk mengembangkan pertanian, peternakan, perikanan dan juga sektor lainnya. Dengan data yang lengkap maka intervensi anggaran dari Pemprov, Pemkab, hingga Pemerintah Desa juga tepat sasaran dan anggarannya juga difokuskan pada pihak yang benar-benar mengalami kemiskinan dan juga stunting,” ujarnya.

“Jangan main-main dengan data atau angka. Kalau kita kerja tidak dengan sungguh-sungguh maka anggaran yang dipakai juga tidak jelas hasilnya. Jangan sampai anggaran untuk masyarakat miskin dan stunting kita berikan pada mereka yang hidupnya sudah sejahtera ataupun orang yang rumah tangganya sudah mapan secara ekonomi. Kan kasian kalau anggarannya turun tidak tepat sasaran,” ujar Gubernur.

“Dimata saya, Kepala Desa atau aparat Pemerintah Desa punya punya peran yang sangat besar dalam kemajuan provinsi ini. Para Kepala Desa adalah petarung utama karena langsung berhadapan dengan masyarakat setiap hari dan setiap jam. Kepala Desa harus bisa berpikir kiritis untuk menyelesaikan masalah di desanya mulai dari kemiskinan, stunting hingga pada peningkatan sektor pertanian, peternakan, peningkatan infrastruktur dan sebagainya,” jelas Gubernur.

Gubernur menambahkan pentingnya untuk turun langsung dan cek keadaan masyarakat serta harus kerja dengan kolaborasi. “Kita tidak bisa kerja sendiri-sendiri. Menyelesaikan masalah pembangunan di NTT ini harus kerja sinergitas dan kolaborasi. Kita saling butuhkan satu sama lain. Saling koordinasi mulai dari RT/RW, Dusun, Kepala Desa, Camat, Para Kepala Dinas hingga Bupati dan Sekda hingha Gubernur,” kata beliau.

Sementara itu, Kepala Desa Pasir Putih Jes Papang juga mengatakan bahwa pentingnya untuk menyadarkan masyarakat bahwa Program TJPS ini sangat bermanfaat bagi ekonomi masyarakat. “Saya dan teman-teman mengajak kepada seluruh masyarakat untuk kembangkan Program TJPS Pola Kemitraan. Ini sangat baik karena dapat memanfaatkan lahan tidur dan juga pembiayaan oleh Bank NTT dan kerja sama dengan Dinas Pertanian. Saya juga ajak Kepala Desa yang lain untuk mendorong masyarakat terkait pengembangan TJPS ini karena masih ada masyarakat kita yang belum yakin atau masih ragu terhadap program ini padahal Program TJPS sudah ada hasilnya dan sudah terbukti di beberapa tempat dan punya dampak ekonomi yang baik,” jelas Jes.

Demikian siaran pers ini dibuat untuk dipublikasikan. Video selengkapnya dapat disaksikan melalui Channel Youtube Biro Administrasi Pimpinan Provinsi NTT.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sukseskan Perhelatan MTQ Riau, Bupati Kasmarni Pinta Semua Unsur Terlibat Aktif

Advertorial

BP Batam Bangun Sistem MANTAB, Wadah Terintegrasi Bagi SDM dan Dunia Usaha

Berita

Gencarkan Penerapan Protokol 5M melalui PPKM : Ini Kata Amsakar

NTT

Mantan Kepsek Smpn 2 Pacar Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Bos Dan Pip, Pkn: Pro Justitia

Batam

BP Batam Gesa Pengerjaan Rumah Baru Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City

Berita

Meski Sempat Kabur, Akhirnya Pelaku Tambang Emas Ilegal Ditangkap Polisi

Batam

Adakan Pelantikan, PJMI Kepri direncanakan Akan Undang Ketua KPK 

Berita

Plt Gubkepri Resmi tutup MTQ XII Kabupaten Karimun
error: Content is protected !!