class="wp-singular post-template-default single single-post postid-39326 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Riau

Minggu, 18 Juli 2021 - 12:13 WIB

Komisi I DPRD Provinsi Riau Menerima Kunker Komisi I DPRD Kota Bukittinggi

Komisi I DPRD Provinsi Riau menerima kunjungan kerja ke Komisi I DPRD Kota Bukittinggi, di Ruang rapat Komisi I DPRD Provinsi Riau, Jumat (16/07/2021).

Komisi I DPRD Provinsi Riau menerima kunjungan kerja ke Komisi I DPRD Kota Bukittinggi, di Ruang rapat Komisi I DPRD Provinsi Riau, Jumat (16/07/2021).

Pekanbaru – Komisi I DPRD Provinsi Riau menerima kunjungan kerja ke Komisi I DPRD Kota Bukittinggi, di Ruang rapat Komisi I DPRD Provinsi Riau, Jumat (16/07/2021).

Hadir dalam kunjungan tersebut, Ketua DPRD Kota Bukittinggi Herman Sofyan, Ketua Komisi I DPRD Kota Bukittinggi Sabirin Rachmad serta Anggota Komisi I DPRD Kota Bukittinggi lainnya, seperti Beny Yusrial, Zulhamdi Nova Candra,Edison Katik,Dedi Fatria,Ali Zarman dan Arnis.

Kunjungan ini diterima oleh Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau Ustad Suhaidi dan didampingi Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Produk Hukum DPRD Provinsi Riau Samto.

Herman Sofyan menjelaskan tujuan utama pihaknya untukenggali informasi terkait peranan DPRD Provinsi Riau dalam mengelola adat yang ada.

Baca Juga :  Ketua Komisi I DPRD Riau, Ade Agus Hartanto Menerima Kunjungan Pemuda Aliansi Mahasiswa Riau

Hal senada diungkapkan Sabirin Rachmad, pihaknya menyanjung tinggi apa yang ada di Provinsi Riau sebagai contoh di setiap rambu-rambu lalu lintas. Dimana Provinsi Riau menampilkan dua tulisan, yakni bahasa Indonesia dan tulisan arab melayu.

“Kami melihat begitu baik dan fokusnya pemerintah Riau dalam penerapan yang melekat pada adat. Bagaimana peran dan fungsinya dprd provinsi memberikan fasilitas kepada lembaga adat baik berupa fasilitas bentuk anggaran maupun kebijakan,” tuturnya.

Menanggapi hal itu Ustad Suhaidi menjelaskan jika peran DPRD dapat dilakukan melalui pokok-pokok pikiran DPRD dan upaya lainnya dengan mendukung lembaga-lembaga adat yang ada.

Baca Juga :  DPRD Riau bersama Dishub Bahas Retribusi Roro Penyebrangan Dumai-Tanjung Kapal

“Biasanya tidak merata namun ada sentral2 budaya yang menjadi perhatian khusus dan inilah yang di suport pokok-pokok pikiran DPRD Provinsi Riau,” tuturnUstadz Suhaidi.

Lebih lanjutndia juga menjelaskan secara kronologis, dimana melihat secara berangsur-angsur adat di Kota Bukittinggi hanya tinggal simboliknya saja, sehingga harus ada perhatian khusus dari pemerintah. Terlebih Riau dan Bukittinggi adatnya sudah hampir menyerupai

“Saya fikir sangat bagus sekali kita kembangkan diskusi ini agar jadikan satu agenda DPRD Sehingga bisa berkolaborasi antar adat dan pemerintahan,” tutupnya.**

Share :

Baca Juga

Featured

Diduga Karena Sakit, Pria Paruh Baya Meninggal Dunia Diteras Bank QNB

Kep Meranti

Terkait Temuan Ilegal Logging PT.NSP Mengatasnamakan Masyarakat, Tokoh Masyarakat Dan LSM Bantah dan Tidak Terima

Kep Meranti

Bupati Meranti Keynote Speaker 4 Annual ASEAN Sago Symposium 2018

Berita

Pelanggaran Pilkada, Oknum Kepsek Ditetapkan Tersangka

Riau

Satres Narkoba Polres Siak Kembali Amankan 2 Orang Pengedar Narkotika

Kep Meranti

Wakil Bupati Meranti Buka Sosialisasi Evaluasi Jabatan dan Penyusunan Kelas Jabatan Tahun 2018

Kep Meranti

Kedapatan 10 Gram Sabu-sabu dalam Handuk , Acuan di Ciduk Polisi

Kep Meranti

Kabag kesra Hadiri Peringatan Isra Mi’raj Desa Tanjung Medang
error: Content is protected !!