Komisi IV DPRD Kepri Desak Disdik Tuntaskan Gaji Guru

- Jurnalis

Sabtu, 13 Mei 2017 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Tanjungpinang – Komisi IV DPRD Kepri mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri untuk segera menuntaskan persoalan gaji guru non Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 1.800 orang. Karena sudah lima bulan, sementara APBD Provinsi Kepri Tahun Anggaran (TA) 2017 sudah memasuki triwulan pertama.

“Sekarang sudah memasuki bulan Mei. Artinya sudah lima bulan guru-guru non PNS yang dari Kabupaten/Kota belum menerima gaji,” ujar Sekretariat Komisi IV DPRD Kepri, Yusrizal, Jumat (12/5) di Tanjungpinang.

Menurut politisi Partai Hanura tersebut, gaji merupakan hak yang harus diterima. Sehingga tidak wajar untuk diperlambat. Karena bagi para guru non PNS gaji tersebut adalah sumber utama untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tentu berbanding terbalik dengan guru-guru yang sudah meraih predikat PNS.

“Kalau hanya persoalan administrasi tentu bisa disegerakan. Sekarang ini, guru non PNS sudah berteriak menunggu haknya dibayarkan,” papar Yusrizal.

Legislator Dapil Karimun tersebut mengatakan, Komisi IV DPRD Kepri sudah memberikan teguran kepada Disdik Kepri. Dijelaskannya, guru non PNS yang diambil alih Provinsi adalah adalah guru honor komite dan honor kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri. Disebutkannya, molornya proses pembayaran gaji ini tidak lepas dari lambatnya penyelesaian proses administrasi yang dilakukan Disdik Kepri.

“Kita berharap gaji ini dibayar sekaligus. Yakni dari Januari sampai sekarang ini. Karena anggaran sudah terbudget didalam APBD 2017 ini,” tutup Yusrizal.

Terpisah, Kadisdik Kepri, Aripin Nasir mengatakan pihaknya sudah memberikan penjelasan ke Komisi IV prihal keterlambatan pembayaran gaji bagi 1.800 guru non PNS yang ditarik dari tujuh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kepri.

“Sekarang dalam prosea di bank, karena harus kita sesuaikan secara administrasinya. Yakni melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI),” ujar Arifin Nasir, kemarin.

Menurut Arifin, untuk tahap awal ini Disdik Kepri sudah menggelontorkan anggaran sebesar Rp7 miliar. Masih kata Arifin anggaran tersebut diperuntukan bagi pembayaran gaji Januari sampai Maret. Sedangkan untuk bulab April dan Mei akan segera di susul.

“Memang ada beberapa proses administrasi yang harus kita sinergikan. Untuk pembayaran selanjutnya saya yakin tidak terjadi keterlambatan lagi,” papar Arifin Nasir.(jpg)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kata Halaman Hadirkan Ruang Baca dan Mewarnai Gratis Setiap Akhir Pekan di Tanjungpinang
Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi Spontan Wali Murid Demontrasi di SD N 02 Desa Tarai Bangun
Masyarakat Keluhkan Buruknya Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan Pada RSUP Kepri
Pemkab Kepulauan Meranti Luncurkan Buku Muatan Lokal Budaya Melayu Riau untuk SD dan SMP
Bendahara Dana BOS yang Berstatus ASN Terima Honor Sebesar Rp230 Juta
Polsek Sungai Apit Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba & Police Go To School, Tanamkan Semangat Green Policing di Kalangan Pelajar
Program Pemali Boarding School PT Timah Bantu Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
PT Timah Tbk Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Beragam Program Pendidikan

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:55 WIB

Kata Halaman Hadirkan Ruang Baca dan Mewarnai Gratis Setiap Akhir Pekan di Tanjungpinang

Rabu, 12 November 2025 - 19:42 WIB

Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi Spontan Wali Murid Demontrasi di SD N 02 Desa Tarai Bangun

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 19:31 WIB

Masyarakat Keluhkan Buruknya Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan Pada RSUP Kepri

Selasa, 30 September 2025 - 12:53 WIB

Pemkab Kepulauan Meranti Luncurkan Buku Muatan Lokal Budaya Melayu Riau untuk SD dan SMP

Kamis, 11 September 2025 - 07:50 WIB

Bendahara Dana BOS yang Berstatus ASN Terima Honor Sebesar Rp230 Juta

Berita Terbaru